• Kam. Feb 22nd, 2024
Top Tags

Edukasi Prokes Sambil Berbagi Takjil, Cara Jurnalis APG Berbagi di Bulan Ramadhan

ByRedaktur

Mei 15, 2021

Tasikmalaya, Media Kota

Makna spiritual bulan suci Ramadhan sebagai mata rantai hari-hari penuh siraman berkah dan maghfirah tidak ingin disia-siakan oleh jurnalis Aliansi Pewarta Giat (APG) Tasikmalaya di masa pandemi Coronavirus disease  (Covid-19) untuk mengedukasi Inpres nomor 6/2020 tentang disiplin penerapan prokes sekaligus berbagi takjil kepada masyarakat

“Insyaalloh setiap sabtu menjelang waktu berbuka puasa, tidak hanya mengedukasi pentingnya kepatuhan penerapan prokes di masa pandemi, sekalian bagi-bagi takjil,” ujar Ketua APG Tasikmalaya Hendrizal di perempatan Muncang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, sabtu (24/4/2021)

Lintasan warga yang pulang ‘ngabuburit’ dan alpa mematuhi ketentuan prokes khususnya roda dua diberikan pemahaman pentingnya penerapan prokes (masker) dan pada saat bersamaan diberikan takjil untuk sekedar pembuka untuk berbuka puasa

Edukasi sambil menebar sodaqoh di bulan suci Ramadhan cara jurnalis APG diharapkan memetik keberkahan multidimensi. Berbagi sedekah dalam bentuk takjil kepada masyarakat yang tengah beribadah puasa merupakan kearifan spiritual yang diharapkan berimbas pada siraman berkah ilahiyah

“Alhamdulillah, setidaknya saya bisa mengsegerakan berbuka puasa. Rumah kami masih cukup jauh,” kata Hilman warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya yang membawa anaknya ngabuburit ke kota

Langkah pencegahan melalui edukasi masif, menurut Penasehat APG Ir. Ayi Darajat menjadi penting dalam upaya untuk melawan Severe Acute Respiratory Syndrome Virus (SARS CoV-2), virus penyebab Covid-19 dengan menanamkan kesadaran dan kedisiplinan bersama mulai dari kedisiplinan menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan penerapan PHBS terutama dengan sering mencuci tangan

“Hanya merealisasikan niat baik di bulan baik. Semoga membawa berkah untuk semua dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” harapnya

Selain itu, tambah Ia solidaritas sosial harus terus dibangun termasuk di tengah pandemi Covid-19 karena sejatinya merupakan ciri khas masyarakat Indonesia yakni sifat kegotong royongan untuk membantu sesama manusia apalagi di bulan penuh berkah (Iwan/Aay)