• Sab. Feb 24th, 2024
Top Tags

Pengadaan Sarana Prasarana Digitalisasi, Optimalisasi dan Tidak Mubajir

ByRedaktur

Agu 8, 2022

Tasikmalaya, MediaKota Online –

Penerimaan dana bantuan dari Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2022 sebesar 95 miliar kepada Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya yang dialokasikan kepada satuan SD (52 miliar) dan satuan SMP (43 miliar) telah melalui proses pengadaan barang dan jasa dan akan diserahkan kepada sekolah penerima serta dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar.

Pengadaan berupa Alat praktikum IPA Biologi digital dan mikroskop digital, monitoring center, Pengadaan alat rekam kehadiran elektronik berbasis pengenalan, Pengadaan peralatan audio, Pengadaan alat bantu belajar pendalaman materi agama islam, Pengadaan alat sistem informasi publik digital, Pengadaan perangkat belajar IPA digital dan specimen Biologi, Pengadaan alat tulis interaktif dan Pengadaan alat penunjang belajar dengan sistem digital untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kegiatan Bimtek pengenalan, pengoperasian dan perawatan alat hasil pengadaan untuk satuan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya ; untuk 21 SMP Negeri dan 34 SMP Swasta ini sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Ir. Hj Ely Suminar, MP di Graha Asia, senin (1/8/2022)

Ketersediaan SDM yang memiliki kompetensi akademik dan profesional dalam pendidikan khusus, terang Ely adalah guru yang memadai dan memiliki pemahamam dalam mengelola proses pembelajaran sehingga terlayani dengan maksimal potensi setiap anak serta sarana prasarana penunjang lainnya merupakan kunci keberhasilan program pendidikan

Bantuan peralatan digital untuk sekolah senilai 95 miliar dan mengacu pada Undang-undang nomor 22 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan PP nomor 4/2022 tentang standar nasional pendidikan ini diharapkan dapat dimaksimalkan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga pendidik. “Peralatan ini jangan sampai mubajir. Kepala sekolah dan tenaga teknik diharapkan dapat mengoptimalkan dalam penggunaan atau pengoperasionalannya,” harap anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H. Dayat Mustopa, S.IP

Bimbingan teknis pengenalan, pengoperasian dan perawatan alat hasil pengadaan sarana prasarana peningkatan kurikulum dan asesmen peningkatan kompetensi minimum untuk jenjang sekolah dasar diikuti kepala sekolah dan operator sekolah dari 56 sekolah penerima bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat di Hotel Horison, rabu (3/8/2022)

Program literasi digital ini diharapkan berjalan dengan baik dan memudahkan proses belajar mengajar anak. Komunikasi guru dan peserta didik bisa lebih responsif dan menarik serta menumbuhkan semangat belajar dari peserta didik. Anggaran yang luar biasa ini diharapkan tidak ada masalah terutama dari sisi kemanfaatannya

Inspektorat dilibatkan sebagai pembinaan dari sisi administrasi dan sudah melaksanakan probability audit sebelum pelaksanaan untuk menjamin pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan dan peraturan yang ada dan mengingatkan ketika tahapan perencanaan ada hal yang tidak sesuai dengan aturan. “Untuk pengadaan di tahapan ini kita dilibatkan,” ujar H. Budiaman Sanusi, Kepala Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya (Ayi Darajat)