• Sab. Jul 20th, 2024

Musrenbang RKPD 2025, 9 Prioritas Pembangunan Ditetapkan

ByWira

Mar 28, 2024

 

Tasikmalaya, Mediakota-online.com

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan proses tahapan yang wajib ditempuh dalam mekanisme penyusunan RKPD sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional

 

Mewakili Bupati Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen, mengatakan Musrenbang RKPD merupakan upaya untuk menghasilkan kebijakan perencanaan pembangunan yang dapat memberikan manfaat untuk menghasilkan rencana program kegiatan pembangunan yang inspiratif dan transparan serta dapat dipertanggung jawabkan

 

“Dalam mengawali penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2025 beberapa hal menjadi perhatian bersama. Momentum ini sangat penting karena mencerminkan langkah awal untuk Indonesia emas RPJPN tahun 2025-2045,” ungkap Mohamad Zen di Pendopo Baru, kamis (21/3/2024)

Disebutkan Zen, tahun 2025 menjadi penting karena merupakan awal (sekaligus tahun transisi Rencana Jangka Panjang Daerah /RJPD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025-2045) dan periode RPJMD 2025-2029 bagi Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada 2024 bulan November mendatang

 

Sektor pertanian, terang Moh Zen mengalami dampak serius akibat perubahan iklim, perubahan pola curah hujan yang menyebabkan produksi pertanian menurun secara signifikan sehingga terjadi lonjakan harga pangan di sebagian besar wilayah Indonesia yang dikhawatirkan berdampak terhadap inflasi dan daya beli masyarakat

 

Kemudian, tahun 2023 prevalensi stunting di Kabupaten Tasikmalaya masih terdapat 11.088 (10,7%), Inflasi kebijakan keuangan pemerintah pusat terhadap pelaksanaan ekonomi daerah dimana 88 persen pemerintah daerah di Indonesia masih sangat bertumpu pada transfer dari pusat (instrumen APBN)

 

Terjadi perubahan signifikan terkait dana tranfer (menyempitnya ruang pemda dalam mengelola dana transfer ; perubahan kebijakan penganggaran DAU yang berubah dari sifat low grant ke specific grant atau ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat

 

Juga perubahan dalam pemanfaatan DAK yang ditentukan sehingga mempersempit arti desentralisasi fiskal yang selama ini dijalankan akibatnya kebijakan pemda dalam mengalokasikan DAU (belanja prioritas) terbatas dan jika tidak dilaksanakan maka dana transfernya tidak akan terealisasi

 

Hal tersebut menuntut semua untuk merencanakan pembangunan daerah secara integratif atau terpadu disamping holistik tematik sehingga program pembangunan tidak hanya berdampak pada persoalan di Kabupaten Tasikmalaya tapi juga menjadi bagian penyelesaian persoalan di lingkup nasional

 

Rancangan RKPD tahun 2025 Pemkab Tasikmalaya memuat 9 prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus penyelenggaraan pemerintahan yakni :

1. Peningkatan pelayanan pendidikan

2. Peningkatan pelayanan kesehatan daerah serta penurunan angka prevalensi stunting

3. Pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi

4. Mitigasi program bencana

5. percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim

6. Peningkatan infrastruktur dan daya saing produk pertanian dan perikanan untuk menunjang ketahanan pangan

7. Meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemetaan sektor unggulan pariwisata, ekonomi kreatif, perindustrian, perdagangan, koperasi dan usaha mikro

8. Inovasi pelayanan publik

9. Peningkatan kemandirian Desa

 

Untuk itu, sebut Moh Zen dibutuhkan kerjasama, sinergitas dan kolaborasi dari seluruh pelaku kepentingan. “Melalui Musrembang RKPD diharapkan memperoleh masukan serta saran untuk perencanaan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya yang inklusif dan berkualitas,” pungkasnya [Ayi Darajat]

By Wira