• Ming. Apr 12th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Dalam Rangka Sarasehan Interaktif Ditjen Badilum Hadirkan Dahlan Iskan dan Ignasius Jonan

ByWira

Nov 24, 2024

Badilum – mediakota-online.com

Dengan format hybrid, Perisai Badilum berhasil menyatukan gagasan dan membangun sinergi antarjajaran peradilan di seluruh Indonesia.

 

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) kembali menggelar Sarasehan Interaktif bertajuk Perisai Badilum sebagai bagian dari pertemuan rutin untuk meningkatkan budaya diskusi di kalangan tenaga teknis peradilan umum. Acara ini berlangsung pada Kamis, 21 November 2024, di Surabaya dengan format hybrid, melibatkan pengadilan tinggi dan pengadilan negeri dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini mengangkat tema tentang tantangan kepemimpinan di lingkungan peradilan dan dipandu oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Hasanudin, S.H., M.H., yang bertindak sebagai moderator. Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, H. Charis Mardiyanto, S.H., M.H., dan Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Fredrik Willem Saija, S.H., M.H., turut hadir dalam acara tersebut.

 

Sarasehan menghadirkan dua tokoh nasional sebagai pemateri. Mantan Menteri BUMN sekaligus mantan CEO Jawa Pos Group, Prof. Dr. (H.C.) Dahlan Iskan, membuka diskusi dengan tema “Memimpikan Perubahan, Memimpin Perubahan: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Visioner?” Dalam paparannya, Dahlan Iskan membagikan pengalaman dan pandangannya tentang pentingnya kepemimpinan yang mampu menciptakan perubahan yang signifikan dan berkelanjutan

 

Pemateri kedua adalah Dr. Drs. Ignasius Jonan, Ak., M.A., mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2016–2019. Jonan mengupas materi bertajuk “Memimpikan Perubahan, Memimpin Perubahan: Bagaimana Pemimpin Menggerakkan Jajaran?” Ia menekankan strategi dalam menggerakkan organisasi melalui pendekatan kepemimpinan yang inspiratif dan kolaboratif.

Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh ketua dan wakil ketua pengadilan negeri se-provinsi Jawa Timur, sementara peserta dari pengadilan tinggi dan pengadilan negeri di daerah lainnya mengikuti acara secara daring. Dengan format hybrid, Perisai Badilum berhasil menyatukan gagasan dan membangun sinergi antarjajaran peradilan di seluruh Indonesia.

 

Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi tenaga teknis peradilan umum dalam menghadapi tantangan sekaligus mengembangkan kepemimpinan visioner di lingkungan kerja masing-masing.(Ed)

By Wira