• Jum. Mei 15th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Menteri imigrasi Pas, Agus Andrianto Visa delegasi Israel untuk kejuaraan Dunia Senam Artistik Telah Dibatalkan

ByWira

Okt 10, 2025

Jakarta – mediakota-online.com

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) membatalkan seluruh visa atlet Israel yang hendak berlaga di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

 

Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 akan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta pada 19 hingga 25 Oktober 2025.

 

Menteri Imipas Agus Andrianto menjelaskan pembatalan visa seluruh atlet Israel berdasarkan permohonan resmi dari pihak penjamin yakni Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia, dulu bernama Persani dan sekarang bernama Federasi Gimnastik Indonesia (FGI).

 

FGI mengajukan permohonan pembatalan visa seluruh delegasi Israel melalui surat bernomor 442/LTR-JAGOC2025-FGI/X/2025. Pihak Kementerian Imipas kemudian mengabulkan permohonan pembatalan visa itu.

 

 

Agus menegaskan seluruh proses keimigrasian telah berjalan secara transparan dan akuntabel, sesuai peraturan.

 

Pembatalan visa atlet Israel ini merupakan tindak lanjut atas inisiatif dan permohonan resmi dari pihak penjamin.

 

Di sisi lain, Kemenimipas menghargai dan mendukung langkah FGI dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut.

 

“Dapat kami konfirmasi bahwa seluruh visa delegasi Israel saat ini telah dibatalkan,” ujar Agus dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/10/2025).

 

Rencana keikutsertaan atlet Israel sebelumnya mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, karena konflik Israel dengan Palestina.

 

Penolakan untuk memberikan visa kepada delegasi atlet Israel yang akan berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta juga ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

 

Yusril menjelaskan keputusan ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan.

 

Salah satunya dalam pidato Presiden Prabowo di PBB yang mengecam Israel karena terus melakukan kekejaman dan kebiadaban terhadap rakyat Palestina terutama di Gaza.

 

Yusril menegaskan, pemerintahh Indonesia tidak akan melakukan kontak apapun dengan pihak Israel sampai adanya pengakuan terhadap keberadaan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

 

“Pemerintah Indonesia tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang berniat untuk hadir di Jakarta mengikuti kejuaraan senam artistik dunia yang akan diselenggarakan pada tanggal 19–25 Oktober yang akan datang,” ujar Yusril, Kamis (9/10/2025).

 

[Benn/Wira]

By Wira