• Sen. Mei 4th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Haji Ijai Tegas: Klarifikasi “Tak Ada Korban” Itu Bohong, Tiga Anak Meninggal di Eks Tambang

ByWira

Des 28, 2025

BATULICIN – Media Kota
Klarifikasi yang menyebut tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa longsor di area eks tambang di Desa Sinar Bulan, Kabupaten Tanah Bumbu, dinilai tidak sesuai fakta. Haji Ijai, warga sekaligus pemilik lahan yang terdampak langsung, secara tegas menyatakan bahwa klarifikasi tersebut adalah kebohongan.

“Klarifikasi yang bilang tidak ada korban itu bohong. Kenyataannya ada anak-anak yang meninggal dunia, bahkan mestinya tiga orang anak,” tegas Haji Ijai kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Haji Ijai, peristiwa tragis tersebut terjadi di lubang bekas tambang yang tidak direklamasi, dan telah lama diketahui warga sekitar. Namun, kata dia, kejadian itu tidak pernah dibuka secara transparan ke publik.

“Di lapangan semua orang tahu. Tapi kejadian ini seperti selalu ditutup-tutupi oleh para pihak. Orang tua korban pun seakan takut untuk bicara,” ungkapnya.

Selain korban jiwa, Haji Ijai juga mengungkapkan adanya kerugian material akibat longsor yang terjadi di area eks tambang tersebut. Tanah miliknya disebut mengalami longsor, namun hingga saat ini belum ada penyelesaian maupun ganti rugi.

“Tanah saya ikut longsor, tapi sampai sekarang tidak ada penyelesaian sama sekali,” katanya.

Haji Ijai menilai, munculnya klarifikasi yang menyebut tidak ada korban justru memperkeruh keadaan dan bertentangan dengan fakta yang diketahui masyarakat setempat. Ia berharap persoalan ini dapat dibuka secara jujur agar tidak menimbulkan korban baru di kemudian hari.

Pernyataan Haji Ijai ini juga menguatkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, yang menyebut bahwa kejadian tersebut memang pernah terjadi namun tidak pernah ditangani secara terbuka. Informasi tersebut turut diperkuat dengan dokumen somasi resmi WRC PAN RI Wilayah Kalimantan Selatan tertanggal 25 Desember 2025, yang menyinggung adanya kecelakaan fatal anak di lubang bekas tambang serta kerugian lahan warga yang belum diselesaikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan tambang maupun instansi terkait belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Haji Ijai tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi lanjutan demi keberimbangan pemberitaan.”(Hallion)

By Wira