• Sen. Jun 15th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Pelayanan Kesehatan Klinik Simpang Ramah dan Di Puji ,Pulang Kesal: Sikap Juru Parkir Arogan Jadi Sorotan Warga

ByWira

Jan 29, 2026

TanBu – MediaKota-online.com

Klinik Simpang yang berlokasi di Jalan Gawi Sebumi, Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki pelayanan medis cepat, tepat, dan profesional. Klinik ini kerap menuai apresiasi masyarakat berkat kesigapan tenaga medis, keramahan perawat, serta kualitas penanganan pasien, baik rawat jalan maupun kondisi darurat.

Namun, di balik citra positif tersebut, muncul keluhan warga yang mulai ramai diperbincangkan. Bukan soal pelayanan medis, melainkan pengelolaan parkir di sekitar area klinik yang dinilai menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien dan pengunjung.

 

Keluhan tersebut terutama diarahkan pada sikap juru parkir yang dianggap kurang sopan, bernada keras, bahkan terkesan arogan saat mengatur kendaraan roda dua maupun mobil di area parkir samping klinik.

 

Salah seorang warga, Diah, mengungkapkan bahwa persoalan ini bukan kejadian baru. Menurutnya, ketegangan antara pengunjung dan petugas parkir kerap terjadi, terutama saat kondisi klinik ramai.

 

“Kami tidak mempersoalkan sempitnya lahan parkir. Yang disayangkan adalah sikap petugas parkir yang kurang sopan dan terkesan arogan. Padahal banyak pasien datang dalam kondisi sakit atau lemah,” ujar Diah kepada wartawan

 

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan semestinya tidak berhenti pada ruang periksa dan tenaga medis semata. Pengalaman pasien dimulai sejak mereka tiba di lokasi, termasuk saat memarkir kendaraan. Ketika pasien harus berhadapan dengan nada tinggi atau perlakuan tidak ramah, hal itu justru menambah beban psikologis.

 

Warga menilai terdapat kontras mencolok antara keramahan tenaga medis di dalam klinik dengan sikap petugas parkir di luar area pelayanan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menciptakan kesan negatif dan secara tidak langsung berdampak pada reputasi klinik yang selama ini dikenal baik.

 

“Kliniknya bagus, perawat dan dokternya ramah. Tapi begitu sampai di parkiran, suasananya berubah. Ini sangat disayangkan,” tambah Diah.

 

Masyarakat berharap pihak manajemen Klinik Simpang segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya terhadap pelayanan pendukung nonmedis seperti parkir. Klinik yang telah dipercaya masyarakat dinilai perlu memastikan seluruh unsur pelayanan berjalan selaras.

 

“Pasien datang untuk berobat, bukan untuk berdebat. Juru parkir juga seharusnya dibekali sikap profesional dan empati,” tegasnya.

 

Warga menekankan bahwa kritik ini disampaikan bukan untuk menjatuhkan nama baik Klinik Simpang, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar kualitas pelayanan semakin humanis dan menyeluruh.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan yang utuh, mencakup aspek medis dan nonmedis. Parkir yang tertib, aman, dan dikelola secara ramah merupakan bagian penting dari pelayanan publik, terlebih di fasilitas kesehatan.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Klinik Simpang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.”

 

(Hallion)

By Wira