• Sen. Jun 15th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

IMIGRASI SOETTA PERKUAT KERJA SAMA BILATERAL, TERIMA KUNJUNGAN DELEGASI AUSTRALIA DALAM PROGRAM PEER LEARNING

ByWira

Mar 4, 2026

Tangerang, 4 Maret 2026 — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menerima kunjungan delegasi Department of Home Affairs (DHA) Australia dalam rangka kegiatan Peer Learning Comparative Visit yang dilaksanakan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama bilateral Indonesia–Australia di bidang keimigrasian, khususnya untuk memperdalam pemahaman terhadap sistem pemeriksaan keimigrasian pada perlintasan internasional serta pengelolaan pengawasan di salah satu gerbang utama Indonesia.

Delegasi DHA Australia yang dipimpin Assistant Secretary Immigration Risk Integrity & Assurance, Michael Odgers, disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta beserta jajaran. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau mekanisme pemeriksaan kedatangan dan keberangkatan penumpang internasional, efektivitas penggunaan autogate, manajemen antrean dan mitigasi risiko, penerapan platform All Indonesia, serta kinerja Unit Analisis Penumpang di TPI Soekarno-Hatta.

Unit Analisis Penumpang berperan dalam melakukan profiling, analisis data perlintasan, serta identifikasi potensi risiko guna mendukung pengambilan keputusan pemeriksaan secara lebih akurat dan berbasis intelijen. TPI Soekarno-Hatta dinilai strategis karena menjadi salah satu titik perlintasan tersibuk di Indonesia dengan kompleksitas lalu lintas orang yang tinggi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdana, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan.

“TPI Soekarno-Hatta dipilih sebagai locus comparative visit karena merepresentasikan implementasi kebijakan dan sistem pengawasan keimigrasian secara komprehensif. Melalui kunjungan ini, kami berbagi pengalaman terkait pengelolaan perlintasan internasional yang efektif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap mengedepankan prinsip keamanan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat strategis bagi Imigrasi Indonesia, antara lain peningkatan profesionalisme dan tata kelola, penguatan transformasi digital, pengembangan kapasitas pemeriksaan keimigrasian, serta peningkatan kepercayaan dan kerja sama bilateral dalam mendukung stabilitas dan keamanan nasional.

 

[Benn/Wira]

By Wira