• Sab. Mei 2nd, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Maraknya Bullying dan Tawuran Pelajar, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Serukan Aksi Nyata Orang Tua dan Sekolah

ByWira

Mei 2, 2026

TanBu – Mediakota-online.com
Fenomena bullying dan tawuran pelajar yang semakin marak di berbagai daerah menjadi perhatian serius masyarakat. Berbagai kasus yang viral di media sosial maupun diberitakan di media cetak dan elektronik menunjukkan bahwa kekerasan di kalangan remaja masih menjadi persoalan mendesak yang membutuhkan penanganan menyeluruh.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum maupun pihak sekolah semata. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter serta mengawasi perkembangan anak.

“Kami mengharapkan para orang tua, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, untuk terus memantau dan mengawasi anak-anaknya. Bangun komunikasi yang baik agar mereka tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah,” ujar Abdul Rahim.

Selain itu, pihak sekolah juga didorong untuk lebih aktif memberikan edukasi, pengawasan, serta pembinaan karakter kepada para siswa. Langkah tersebut dinilai penting guna mengantisipasi potensi konflik yang dapat berkembang menjadi tindakan bullying maupun tawuran.

Rahim menekankan, tanpa langkah konkret dan kolaboratif dari semua pihak, potensi kekerasan di kalangan pelajar akan terus berulang. Ia mengingatkan bahwa persoalan ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Jangan sampai kita kehilangan lagi generasi muda hanya karena aksi kekerasan yang sebenarnya bisa dicegah,” tegasnya.

Bullying dan tawuran bukan sekadar kenakalan remaja biasa, tetapi dapat menimbulkan dampak serius terhadap perkembangan fisik, mental, dan sosial anak. Korban bullying berisiko mengalami trauma psikologis, menurunnya rasa percaya diri, hingga depresi. Sementara pelaku kekerasan berpotensi tumbuh dengan perilaku agresif yang berlanjut hingga dewasa.

Tawuran pelajar bahkan kerap berujung pada luka berat hingga kehilangan nyawa. Selain merugikan individu, fenomena ini juga mencoreng dunia pendidikan dan merusak masa depan generasi penerus bangsa.

Upaya Pencegahan: Peran Kunci Orang Tua, Sekolah, dan Lingkungan
Abdul Rahim menegaskan, pencegahan bullying dan tawuran membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan antara lain:

1. Peran Orang Tua
Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, menanamkan nilai agama, etika, serta empati sejak dini. Pengawasan terhadap pergaulan anak, terutama di luar jam sekolah, menjadi kunci utama.

2. Peran Sekolah
Sekolah diharapkan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pendidikan karakter. Program anti-bullying, layanan konseling, serta deteksi dini terhadap konflik antar siswa perlu diperkuat.

3. Peran Lingkungan dan Masyarakat
Lingkungan yang positif sangat berpengaruh terhadap pembentukan perilaku anak. Kegiatan sosial, olahraga, dan komunitas kreatif dapat menjadi wadah penyaluran energi remaja secara sehat dan produktif.

Fenomena bullying dan tawuran menjadi peringatan bahwa pembinaan generasi muda tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Dengan langkah bersama dan kesadaran kolektif, diharapkan kasus kekerasan di kalangan pelajar dapat ditekan, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing.”(Hallion)

By Wira