• Kam. Jul 30th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Edukasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Gerakan Nasional Migran Aman pada Job Fair Jakarta Timur

ByWira

Jul 30, 2026

Jakarta, KP2MI (28/7) – mediakota-online.com

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta berpartisipasi dalam kegiatan Talk Show dan Job Fair yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Jakarta Timur di Gelanggang Olahraga Ciracas, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas akses informasi ketenagakerjaan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai peluang bekerja ke luar negeri secara aman, prosedural, dan terlindungi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perusahaan swasta, BUMN, BUMD, BPJS Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, serta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang menegaskan pentingnya sinergi dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Jakarta Timur, Sunjaya, mengatakan penyelenggaraan Job Fair diharapkan dapat mempertemukan para pencari kerja dengan dunia usaha, baik di dalam maupun di luar negeri, sehingga mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Taufik, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan langkah strategis untuk memperluas akses penempatan kerja di luar negeri sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan tersebut, Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI DKI Jakarta, Adhitya Himawan, menjadi narasumber pada sesi talk show bertema “Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman”. Ia menjelaskan bahwa bekerja ke luar negeri tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kompetensi melalui pengalaman kerja internasional dan alih pengetahuan (transfer of knowledge).

“Bekerja ke luar negeri bukan hanya tentang memperoleh penghasilan, tetapi juga kesempatan meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja di tingkat internasional. Ketika kembali ke Indonesia, Pekerja Migran Indonesia diharapkan mampu membawa keterampilan, pengetahuan, dan etos kerja yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional,” ujarnya.

Adhitya juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Migran Aman (GNMA) dengan memilih jalur penempatan yang resmi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik penempatan nonprosedural dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Selain memberikan edukasi, Tim BP3MI DKI Jakarta juga membuka layanan informasi mengenai berbagai skema penempatan resmi, seperti Government to Government (G to G), Special Placement Program to Taiwan (SP2T), dan Specified Skilled Worker (SSW). Masyarakat juga diberikan informasi mengenai pemanfaatan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) sebagai sumber informasi resmi terkait peluang kerja di luar negeri.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BP3MI DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi merupakan peluang untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan daya saing, sekaligus memperoleh pelindungan dari negara sejak sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke Tanah Air.

(Wira)

By Wira