• Sel. Okt 6th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Sayuti Achmad Ambil Formulir Ketua PWI Aceh 2026-2031, Nyatakan Siap Bertarung

ByPimred

Okt 6, 2026

BANDA ACEH – MEDIA KOTA

Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031 mulai menghangat. Sayuti Achmad menjadi salah satu nama yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Aceh.

Keseriusan tersebut ditandai dengan pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh oleh Hendro Saky yang bertindak sebagai kuasa Sayuti Achmad. Hendro yang juga merupakan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh, mengambil formulir di Sekretariat Panitia Konferprov PWI Aceh, Selasa (6/10/2026).

Kedatangan Hendro Saky diterima Sekretaris Steering Committee (SC) Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, bersama Imran Joni selaku Pokja Verifikasi Calon serta Ketua Organizing Committee (OC), Nazar Ahadi.

Pengambilan formulir tersebut menjadi langkah awal Sayuti Achmad dalam mengikuti tahapan pencalonan Ketua PWI Aceh untuk masa bakti 2026-2031. Selanjutnya, seluruh persyaratan administrasi dan dukungan pencalonan akan dipersiapkan untuk mengikuti proses pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Sekretaris SC Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, mengatakan setiap bakal calon wajib memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan panitia penyelenggara.

Salah satu ketentuan penting dalam proses pencalonan adalah adanya dukungan minimal 10 persen dari anggota biasa PWI Aceh. Dukungan tersebut juga harus tersebar sedikitnya di lima kabupaten/kota.

“Setiap bakal calon harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia, termasuk dukungan minimal 10 persen anggota biasa yang tersebar sedikitnya di lima kabupaten/kota,” ujar Iranda.

Berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang disampaikan panitia, jumlah pemilih dalam Konferprov PWI Aceh berada di kisaran 320 orang. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan dukungan minimal 10 persen diperkirakan sekitar 32 anggota biasa PWI Aceh.

Iranda mengingatkan seluruh bakal calon agar memperhatikan kelengkapan administrasi serta memenuhi ketentuan pencalonan sebelum memasuki tahapan pendaftaran.

Ia menyebutkan, hingga Selasa (6/10/2026), sudah terdapat tiga nama yang mengambil formulir bakal calon Ketua PWI Aceh.

“Untuk diketahui, saat ini sudah ada tiga bakal calon yang telah mengambil berkas formulir pendaftaran, yakni Muhammad Saman, Nasir Nurdin dan hari ini Sayuti Achmad yang telah mengambil formulir,” jelasnya.

Hendro: Sayuti Akan Hadir Saat Pendaftaran

Sementara itu, Hendro Saky menjelaskan bahwa Sayuti Achmad belum dapat hadir secara langsung saat pengambilan formulir. Namun, Sayuti dijadwalkan hadir pada tahapan pendaftaran berikutnya.

“Sayuti belum bisa hadir, insyaallah untuk pendaftaran akan datang,” kata Hendro.

Menurutnya, seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia akan segera disampaikan kepada Sayuti untuk dipelajari dan dipersiapkan secara matang.

“Kita akan sampaikan semua syarat yang telah ditetapkan panitia,” ujarnya.

Hendro menegaskan kesediaannya mewakili Sayuti dalam tahapan awal pencalonan tersebut merupakan bagian dari dukungan dan komunikasi antarlembaga organisasi pers.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap pencalonan Sayuti Achmad dalam Konferprov PWI Aceh 2026.

“Saya mewakili Sayuti, kita mendaftarkan untuk menang,” tegas Hendro.

Menurut Hendro, pencalonan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepemimpinan dan gagasan baru bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut, khususnya di Provinsi Aceh.

Ia menambahkan, kesediaannya menjadi kuasa Sayuti juga tidak terlepas dari hubungan organisasi dan komunikasi yang selama ini terjalin antara JMSI dengan PWI.

“Saya bersedia mewakili Sayuti karena ada hubungan dari organisasi JMSI yang sebagai landasan,” pungkasnya.

Dengan bertambahnya nama Sayuti Achmad, dinamika menuju Konferprov PWI Aceh 2026 diperkirakan semakin menarik. Para bakal calon kini dituntut tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga membangun dukungan dari anggota PWI Aceh di berbagai kabupaten/kota.

[Benn/Wira]

By Pimred