• Kam. Okt 8th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta dan Vokasi UI Perkuat Kompetensi Peserta SMK Go Global untuk Bersaing di Pasar Kerja Dunia

ByPimred

Okt 7, 2026

DEPOK – MEDIA KOTA

Upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional terus dilakukan melalui Program SMK Go Global. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta bersama Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) memberikan pembekalan kepada peserta agar memiliki keterampilan, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mengenai proses bekerja di luar negeri.

Kegiatan Pembukaan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/Pekerja Migran Indonesia (PMI) sekaligus Pemberian Informasi Sesi Program SMK Go Global Batch I Gelombang III berlangsung di Auditorium Vokasi Universitas Indonesia, Depok, Selasa (6/10/2026).

Program pelatihan pada Batch I Gelombang III tersebut mencakup tiga bidang kompetensi, yakni Elderly Caretaker dan Bahasa Inggris, Spa Therapist dan Bahasa Inggris, serta Housekeeping dan Bahasa Inggris.

Kombinasi keterampilan teknis dan penguasaan Bahasa Inggris tersebut dinilai penting sebagai bekal peserta dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja di sektor jasa dan pelayanan, sekaligus meningkatkan daya saing ketika memasuki lingkungan kerja internasional.

Bahasa Inggris Jadi Bekal Penting

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Sekolah Vokasi Universitas Indonesia, Badrul Munir.

Dalam sambutannya, Badrul menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi peserta yang ingin memasuki dunia kerja internasional. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalisme sekaligus memperluas peluang kerja.

“Bahasa Inggris merupakan bahasa global yang penting untuk dikuasai, khususnya dalam mendukung kemampuan komunikasi. Penguasaan bahasa Inggris juga menjadi salah satu bekal untuk meningkatkan daya saing peserta dalam menghadapi dunia kerja internasional,” ujar Badrul.

Ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan serius sehingga keterampilan yang diperoleh tidak hanya menjadi sertifikat, tetapi benar-benar dapat diterapkan ketika memasuki dunia kerja.

Arman Muis: Ikuti Pelatihan dengan Sungguh-Sungguh

Sementara itu, Kepala BP3MI DKI Jakarta Arman Muis memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pelatihan.

Arman mengingatkan peserta bahwa pelatihan merupakan bagian penting dari proses mempersiapkan diri sebelum bekerja ke luar negeri. Karena itu, seluruh materi yang diberikan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang berbeda.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan setiap materi dan pembekalan yang diberikan untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri sebelum bekerja ke luar negeri, sehingga nantinya memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja internasional,” kata Arman.

Menurut Arman, peluang bekerja di luar negeri harus diimbangi dengan kompetensi yang memadai dan pemahaman terhadap prosedur penempatan. Peserta juga perlu memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pekerja migran agar dapat bekerja secara aman dan terlindungi.

Peserta Dibekali Informasi Pra-Pendaftaran dan KUR

Selain mendapatkan pelatihan keterampilan, peserta juga memperoleh informasi mengenai tahapan persiapan sebelum bekerja ke luar negeri.

Salah satu materi yang diberikan adalah Edukasi Pra-Pendaftaran dan Pemanfaatan KUR Pekerja Migran Indonesia. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai persiapan sebelum melakukan pendaftaran serta peluang pemanfaatan fasilitas pembiayaan bagi PMI.

Materi tersebut disampaikan oleh Arie Aprilian, perwakilan Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Perseorangan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pra-pendaftaran dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia sebagai salah satu instrumen pendukung dalam mempersiapkan proses penempatan dan keberangkatan bekerja ke luar negeri.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami bahwa persiapan menjadi pekerja migran tidak hanya berkaitan dengan keterampilan kerja, tetapi juga menyangkut kesiapan administrasi dan aspek pembiayaan.

Peserta Diperkenalkan Peluang Kerja Luar Negeri

Informasi mengenai peluang kerja dan proses penempatan juga disampaikan oleh Halili Priyadi, Direktur PT All Qurrny Bagas Pratama, serta Laras, perwakilan PT Al Wihdah Jaya Sentosa.

Keduanya memberikan gambaran kepada peserta mengenai peluang kerja di luar negeri serta mekanisme penempatan yang perlu dipahami sebelum calon pekerja migran mengambil keputusan untuk bekerja di negara tujuan.

Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menggali informasi lebih jauh mengenai bidang pekerjaan, persyaratan, proses penempatan, hingga berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum bekerja di luar negeri.

Kegiatan tersebut menjadi ruang penting bagi peserta untuk memperoleh informasi secara lebih komprehensif sehingga tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memahami proses yang harus dilalui untuk menjadi pekerja migran secara resmi dan sesuai ketentuan.

Siapkan SDM Kompeten dan Siap Bersaing

Program SMK Go Global diharapkan mampu menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia yang ingin memanfaatkan peluang kerja internasional.

Melalui pelatihan Elderly Caretaker, Spa Therapist, Housekeeping, serta penguatan kemampuan Bahasa Inggris, peserta dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus kemampuan komunikasi yang memadai.

Di sisi lain, pembekalan mengenai pra-pendaftaran, pembiayaan, peluang kerja, serta mekanisme penempatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta agar lebih siap menghadapi proses migrasi ketenagakerjaan.

BP3MI DKI Jakarta bersama Sekolah Vokasi Universitas Indonesia berkomitmen mendukung penguatan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang kerja di luar negeri secara aman, profesional, dan sesuai prosedur.

Dengan kompetensi yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih baik mengenai proses penempatan, para peserta diharapkan mampu membawa nama baik Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui peluang kerja yang tersedia di tingkat internasional.

Humas BP3MI DKI Jakarta

 

[Wira]

By Pimred