
Kepayang – Mediakota-online.com
Warga Desa Teluk Kepayang dan Guntung semakin resah dengan aktivitas truk pengangkut batu bara yang melintas di jalan poros desa mereka setiap malam. Bahkan, berdasarkan laporan warga, sekitar 50 truk melintas setelah tengah malam hingga menjelang subuh.

“Semakin nyaman mereka melenggang karena jalan sudah diperbaiki. Tapi kami masyarakat justru yang dibuat menderita. Lima hari berturut-turut, mulai Kamis malam Jumat, tiap malam suara bising truk melaju di depan rumah kami,” keluh seorang warga Guntung.
Tak hanya kebisingan, warga juga mengeluhkan asap hitam pekat dari knalpot truk-truk tersebut yang membuat udara di sekitar rumah mereka tercemar.
“Kami tidak tahu tambang batu bara itu milik siapa, tapi yang jelas, tiap malam truk-truk ini melintas beriringan, bejurut di depan rumah kami. Kami merasa terganggu, istirahat pun jadi sulit,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap ada tindakan dari pemerintah dan aparat terkait untuk menertibkan aktivitas truk batu bara yang semakin merajalela di jalan umum. Jika dibiarkan, selain merusak infrastruktur, kondisi ini juga berdampak buruk pada kesehatan dan kenyamanan warga yang tinggal di sepanjang jalur tersebut.”(Mhl/Hallion)
