• Jum. Apr 10th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Indonesia Berduka: Titiek Puspa, Legenda Musik Tanah Air Tutup Usia

ByWira

Apr 11, 2025

Jakarta – mediakota-online.com

Dunia hiburan dan musik Indonesia kembali berduka. Titiek Puspa, sosok legendaris yang telah mewarnai panggung seni tanah air selama lebih dari enam dekade, berpulang ke rahmatullah pada Kamis, 10 April 2025, pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Kabar kepergiannya mengejutkan banyak pihak, mengingat sang maestro masih aktif berkarya hingga hari-hari terakhir hidupnya.

 

Titiek Puspa dikenal luas sebagai ikon musik nasional sejak era Orde Lama di masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Bersama nama-nama besar seperti Mus Mualim, Mujiono, dan Koes Plus, beliau membentuk fondasi emas dunia musik Indonesia. Suaranya, lagu-lagunya, serta kepribadiannya yang hangat menjadikannya sosok yang dicintai lintas generasi.

 

Menurut sang putri, Petty Tunjung Sari, Titiek Puspa mulai dirawat di rumah sakit sejak 26 Maret 2025 karena mengalami pusing berulang akibat kelelahan dan kondisi kesehatan yang menurun seiring usia. Tim medis menyatakan bahwa hasil CT scan menunjukkan adanya pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah di otak kiri. Tindakan medis berupa operasi trepanasi telah direncanakan, namun takdir berkata lain.

 

Kepergian Eyang Titiek terjadi ketika ia tengah dalam proses rekaman untuk program televisi Lapor Pak! di Trans7, menunjukkan semangatnya yang tak pernah padam untuk terus menginspirasi masyarakat lewat seni.

 

Duka mendalam mengalir dari berbagai kalangan. Jurnalis senior Prof. Dr. Henry Jayadi Pandiangan (Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia), Dr. Bernard (Ketua DPP GAKORPAN), Bunda Sundus Tiur Riries, Dian Wibowo dari BAI Center FPN, LBH PERS Presisi, serta keluarga besar Gerakan Solidaritas Nasional Rumah Besar Relawan Prabowo Gibran 08, turut menyampaikan belasungkawa.

 

“Kami segenap keluarga besar Kost Op Devid Timbos Residence, Civitas Academica FH UKI, Kantor Hukum DPP GAKORPAN, dan LBH PERS Presisi turut berduka cita atas kepergian Eyang Titiek Puspa. Semoga beliau diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan kuburnya, dan diberikan husnul khotimah. Amin Ya Rabbal Alamin,” ungkap Dr. Bernard.

 

Bagi rekan-rekannya seperti Mama Tiur Simamora dan Bunda Sundus Tiur Riries, kepergian Titiek Puspa meninggalkan luka mendalam. Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Titiek juga adalah pejuang kebudayaan dan tokoh pemberdayaan perempuan Indonesia.

 

“Sahabatku… Eyang Titiek Puspa, jasamu bagi kesenian di Indonesia menjadi soko guru pemberdayaan yang tak mungkin terlupakan. Semoga Eyang dengan tulus dan ikhlas mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucap Bunda Sundus dengan penuh haru.

 

Kepergian Titiek Puspa bukan hanya kehilangan seorang seniman, melainkan hilangnya salah satu pilar kebudayaan bangsa. Namun karya, nilai, dan semangat hidupnya akan terus menjadi warisan abadi bagi generasi yang akan datang. [Red]

By Wira