
Bekasi – mediakota-online.com
Dengan dimulainya Solat Jumat dimasjid Jami Aljihad Perumahan Taman Wisma Asri RW 026. Sebelum pemotongan tumpeng Sekilas Sambutan dari sesepuh RW 026 Drs H. Mansyur dan mengingatkan masa lalu tidak bisa dilupakan yang ikut membangun musholah Al Jihad generasi pertama Bersama sama Almarhum Nick Ahmad Priantoro Almarhum Ngadino Munsani, dan Asep Adi Suargi generasi keduanya baru H. Ahmad masudi, Tupon, H Marsono Didi.

Benar zaman itu, kata H Mansyur dalam sambutan betul betul sangat menyedihkan lantainya hanya dipasang ubin kalau hujan gamis dan kain sarung yang kita pakai ditempat duduk solat kita basah nama nya masih mushola Al-Jihad pada itu waktu benar benar sangat menyedihkan masa lalu kita yang terdahulu ,dan H Mansyur menambahkan musholah ini pernah dibantu oleh Arab Saudi hanya berjalan beberapa kali memberikan bantuan mushola Al-Jihad sebelum Aljihad kalau tidak Salah ingat namanya Almunawaro banyak sejarahnya kita tidak boleh melupakan pendiri pendiri musholah ini H Mansyur menambah kan sangat bangga dengan diperluas nya musholah menjadi Masjid dan ketua masjid Jami Aljihad yang terpilih H. Ngalimun harus tahu sejarah masjid ini apa lagi H. Ngalimun pendatang dari RW 027 yang hijrah ke RW 026 dan sudah menetap diwilayah RT.03, Dan banyak terimah kasih dalam sumbangsinya dalam pembangun masjid Aljihad dan sekarang menjadi ketua DKM Masjid dan merangkap ketua.pembangunan tapi sayang sekali yang ditunjuk ada dalam kepengurusan orangnya jarang datang kemasjid jadi prinsipnya pengurusan ketua DKM sekarang Asal main tunjuk tidak dikaji ulang lagi seharus ketua DKM yang baru diajak bicara dahalu sama ketua DKM yang Lama H Ahnas dalam ke pengurusan ini yang bukan bidangnya ditunjuk jadi pengurus tapi sudah bagus atas tidak jadi permasalan yang penting bukan bidangnya Asal mau bekerja berarti atas kemauan ketua DKM sendiri dan sudah tepat dipilih nya memilih sekretaris H Sumarsono dan Eko Supriyono menjadi bendahara sesosok Eko Supriyono berani gali lobang untuk menambahin kekurangan bayar dua ustad yang setiap pertengahan bulan dan Achir bulan dan komsusinya sudah pantas Eko Supriyono dipertahankan menjadi bendahara seumur hidup.

Pesan Taqwa pada hari ini Jama’ah haji dari Indonesia sudah kembali ke tanah air. Menandakan berakhirnya rangkaian ibadah ummat muslim di tahun 1446 H.
Moment ini dapat kita maknai sudah sejauh mana amal amal yang sudah kita lakukan. Selama ini. Kita evaluasi kekurangan kita di tahun ini sekaligus merencanakan amal amal terbaik untuk memperbaiki kekurangan kita di tahun yang akan datang.
Jama’ah shalat Jum’at yang di Rahmati Allah shalat Jum’at yang pertama di Masjid Jami’ Al Jihad ini bertepatan dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw. Hijrah juga merupakan aktivitas yang di lakukan oleh Nabi-Nabi yang lain.
Peristiwa Hijrah yang bertujuan untuk mempertahankan eksistensi dakwah tidak dilakukan secara sembarangan dan tanpa perencanaan yang matang dan tentu saja ada pertolongan Allah SWT.
Rasulullah melakukan pembagian tugas, merencanakan gelombang hijrah yang berangsur angsur sebelumnya dan sesudahnya, menugaskan sahabatnya untuk mensukseskan hijrah tersebut hingga sukses. Tentunya banyak yang perlu diambil sebagai sebuah pelajaran yang berharga untuk kita semua.
Yang pertama.. Allah mengajarkan kita agar tidak berputus asa. Ditengah intimidasi penduduk Mekah yang semakin hebat Allah memerintahkan Nabi untuk hijrah untuk mengkonsolidasi kekuatan. Nabi tidak hannya membangun Masjid Nabawi tapi juga mempersaudarakan kamu anshar dan muhjirin, menyusul pemerintahan membangun ekonomi ummat. Hingga Beberapa tahun berselang mampu mendominasi peperangan Badar yang menjadi tonggak sejarah kebangkitan Islam.
Hadirin shalat Jum’at yang di Rahmati Allah.. marilah kita ambil moment hijrah ini untuk memperbaiki diri kita, keluarga kita dan bangsa kita aga menjadi lebih baik lagi. [Benn/Santoso]
