• Ming. Mei 3rd, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Sampah Menumpuk di Desa Sriamur, Warga Pertanyakan Sikap kepala desa serta camat dan DLH yang Diduga Tutup Mata

ByWira

Nov 8, 2025

Bekasi – mediakota-online.com

Tumpukan sampah yang semakin menggunung di wilayah Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, menimbulkan keresahan warga. Bau menyengat, lalat, dan potensi penyakit kini menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Namun yang menjadi tanda tanya besar, mengapa pihak penegak hukum desa,kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi seolah menutup mata terhadap kondisi memprihatinkan tersebut?

Menurut pantauan di lapangan, sampah rumah tangga dan limbah plastik tampak berserakan di beberapa titik, bahkan ada yang menumpuk di dekat aliran sungai. Warga sekitar mengaku sudah berulang kali melapor, namun belum ada tindakan nyata dari instansi terkait.

“Kami sudah sering melapor ke pihak desa,kecamatan dan DLH, tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Sampah terus menumpuk, baunya luar biasa, apalagi kalau hujan,” ujar salah satu warga RT 01/06 Desa Sriamur, sabtu (8/11/2025).

 

Sejumlah warga menduga adanya pembiaran dan lemahnya pengawasan dari desa,kecamatan dan DLH terhadap pihak-pihak yang membuang sampah sembarangan. Bahkan, di beberapa lokasi, sampah diduga berasal dari luar desa.

 

Aktivis lingkungan Bekasi, Iwan kubil menilai lemahnya penegakan hukum menjadi faktor utama masalah ini tak kunjung selesai.

 

“desa, kecamatan dan DLH punya wewenang menindak pelaku pembuangan sampah liar, tapi faktanya mereka diam. Ini menunjukkan lemahnya komitmen terhadap penegakan hukum lingkungan,” tegasnya.

 

Kondisi tersebut semakin diperparah karena tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memadai di wilayah Tambun Utara. Warga berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan langkah konkret untuk menertibkan pengelolaan sampah.

 

Sampai berita ini diturunkan, pihak desa,kecamatan dan DLH Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. [Deden]

By Wira