Seluma Barat – mediakota-online.com
Program SADESAHE (Satu Desa Satu Hektar) yang dijalankan di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menunjukkan hasil menggembirakan. Berdasarkan estimasi Tim Dinas Pertanian Kabupaten Seluma pada 11 Desember 2025, lahan pertanian jagung yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Seijoan menghasilkan produksi mencapai 11 ton dari luas tanam 1,2 hektar.

Program SADESAHE sendiri merupakan kebijakan yang didasari arahan Pemerintah Kabupaten Seluma serta Provinsi Bengkulu, khususnya dari Gubernur, yang menekankan penguatan ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan amanat Undang–Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan ruang bagi pemerintah desa mengoptimalkan lahan dan potensi pertanian di wilayah masing-masing.

Pelaksanaan program di Desa Air Latak didukung penuh Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, serta dikemas melalui kegiatan dan pendampingan yang turut melibatkan pemerintah desa, masyarakat, Bhabinkamtibmas, hingga penyuluh pertanian lapangan. Desa Air Latak dipilih menjadi lokasi sentral karena merupakan salah satu sentra produksi pangan, khususnya padi dan jagung, di wilayah Kabupaten Seluma.

Pengelolaan dan Teknis Penanaman
Pada kegiatan penanaman jagung Program SADESAHE, Desa Air Latak mengelola lahan seluas 1,2 hektare dan menggunakan benih jagung varietas Bayangkara. Musim tanam dibarengi penerapan pemupukan yang dilakukan pada umur tanaman 17 HST dan 45 HST, dengan jenis pupuk Urea 100 kg, NPK 300 kg, dan SP 50 kg.
Untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman, digunakan paket herbisida selektif Atraz 600 SC, Aleron 60 SC, perekat Basmor Ultra 600 SL (2 kali aplikasi), serta insektisida Meurtieur 30 EC (2 kali aplikasi).
Rincian Biaya Produksi
Berdasarkan analisis anggaran Program SADESAHE Desa Air Latak, biaya operasional yang dialokasikan antara lain:
Komponen Biaya
Jumlah
Sewa Tanah/Bangunan
Rp 5.000.000,-
Olah Lahan, Peralatan Produksi & Benih Jagung
Rp 8.000.000,-
Distribusi & Pemeliharaan Potensi
Rp 4.950.000,-
Upah Pekerja
Rp 4.400.000,-
Total Biaya Produksi
Rp 22.350.000,-
Pemkab Seluma Apresiasi Capaian
Keberhasilan produksi jagung ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan ekonomi desa dan ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kabupaten Seluma mengapresiasi upaya Desa Air Latak yang dinilai mampu memaksimalkan potensi desa melalui pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan BUMDes.
“Desa Air Latak menjadi contoh bahwa desa mampu mandiri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pangan, khususnya jagung sebagai komoditas unggulan,” ujar perwakilan tim pendamping Dinas Pertanian saat pelaksanaan estimasi hasil panen.
Dengan keberhasilan panen perdana yang mencapai 11 ton, Desa Air Latak berkomitmen melanjutkan pengembangan pertanian berkelanjutan. Ke depan, program SADESAHE ditargetkan mampu diperluas dan menjadi model penguatan ketahanan pangan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Seluma.
[Riswan]
