• Rab. Mei 13th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Ratusan Massa Ormas Kawal Proses Eksekusi Rumah dan Tanah di Medan Satria

ByWira

Mei 13, 2026

Bekasi — mediakota-online.com

Menjelang pelaksanaan eksekusi rumah dan tanah milik H. Suparman HB yang berada di kawasan Harapan Baru, Medan Satria, Kota Bekasi, situasi di lokasi dipadati ratusan massa dari sejumlah organisasi masyarakat, Rabu (13/05/2026).


Sekitar 300 anggota ormas dari GRIB Jaya dan M1R hadir untuk memantau jalannya proses hukum terkait rencana eksekusi yang akan dilakukan oleh pihak terkait. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk pengawasan sosial agar proses hukum berjalan sesuai prosedur dan tidak merugikan pihak tertentu.

Massa yang hadir menegaskan bahwa keberadaan mereka bukan untuk menciptakan kericuhan ataupun menghalangi tugas aparat, melainkan memastikan pelaksanaan eksekusi dilakukan secara transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Menurut keterangan pihak keluarga dan kuasa pendamping pemilik rumah, hingga saat ini H. Suparman HB mengaku belum pernah menerima pemberitahuan resmi terkait proses lelang maupun rencana eksekusi tersebut, baik dari pihak lelang, pemenang lelang, maupun instansi terkait.

“Pemilik merasa tidak pernah mendapatkan pemberitahuan secara resmi. Tiba-tiba muncul proses lelang dan rencana eksekusi. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dan dianggap terdapat kejanggalan dalam prosesnya,” ujar salah satu perwakilan massa di lokasi.

Pihak keluarga menilai proses yang berjalan terkesan sepihak karena tidak adanya komunikasi yang jelas kepada pemilik rumah dan tanah tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum serta pihak pengadilan dapat bertindak objektif dan transparan sebelum mengambil langkah eksekusi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah dan tanah tersebut sebelumnya dijadikan agunan dalam proses pinjaman. Namun dalam perjalanannya muncul persoalan yang berujung pada proses lelang.

Pemilik mengaku masih mempertanyakan mekanisme serta keabsahan proses lelang karena merasa hak-haknya belum sepenuhnya dipenuhi.
Di lokasi, aparat keamanan tampak berjaga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski dihadiri ratusan massa, situasi tetap berlangsung kondusif sambil menunggu keputusan dan kejelasan dari pihak pengadilan maupun instansi terkait.

Panglima GRIB Jaya Kota Bekasi, Andree, saat ditemui awak media menegaskan bahwa pihaknya hanya ingin memastikan proses hukum berjalan secara adil dan terbuka.

“Kami hadir bukan untuk menghalangi tugas negara, tetapi untuk memastikan tidak ada tindakan semena-mena terhadap masyarakat. Jika proses hukumnya benar dan sesuai prosedur, maka harus dijelaskan secara terbuka kepada pemilik dan masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses eksekusi masih menunggu perkembangan dan keputusan lebih lanjut dari pihak terkait. Warga sekitar pun turut menyaksikan situasi dengan harapan persoalan dapat diselesaikan secara damai dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

[Gionk]

By Wira