• Ming. Nov 1st, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

IMIGRASI BELAWAN UKIR PRESTASI NASIONAL, SABET DUA PENGHARGAAN BERKAT PROGRAM DESA BINAAN

ByPimred

Okt 31, 2026

BELAWAN – MEDIA KOTA

Komitmen dalam memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat kembali mengantarkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, jajaran Imigrasi Belawan berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) Tahun 2026.

Dua penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Imigrasi Belawan dalam mengimplementasikan Program Desa Binaan Imigrasi sebagai salah satu strategi memperkuat pengawasan keimigrasian yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan Bimtek Pimpasa Tahun 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Intelijen Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, pada 28–30 Oktober 2026 di Hotel Novotel Tangerang, Banten. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, bersama perwakilan petugas Pimpasa, Bayu Segara.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berhasil meraih predikat **Kantor Imigrasi Teraktif Kedua** dalam pelaksanaan Program Desa Binaan Imigrasi. Tidak hanya itu, Bayu Segara juga berhasil memperoleh penghargaan sebagai **Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) Teraktif Keempat**.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol. Agus Waluyo, S.I.K., kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

Pencapaian ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi seluruh jajaran Imigrasi Belawan dalam menjalankan fungsi keimigrasian yang tidak hanya berorientasi pada pengawasan administratif, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

Melalui Program Desa Binaan Imigrasi, petugas Pimpasa didorong untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memberikan pemahaman mengenai aturan keimigrasian, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendeteksi sejak dini berbagai potensi kerawanan dan pelanggaran keimigrasian.

Program tersebut juga memiliki peran strategis dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), khususnya yang berkaitan dengan praktik perekrutan dan pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprosedural.

Dalam Bimtek Pimpasa 2026, para peserta mendapatkan pembekalan materi strategis dari sejumlah narasumber lintas instansi, di antaranya Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Korps Pembinaan Masyarakat Baharkam Polri, BAIS TNI, serta jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi.

Materi yang diberikan mencakup pencegahan TPPO, perlindungan calon pekerja migran, pemetaan potensi kerawanan wilayah, penguatan intelijen keimigrasian, hingga optimalisasi jaringan informasi berbasis masyarakat desa.

Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petugas Pimpasa dalam mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur pemerintahan dan aparat terkait.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang berhasil diraih oleh jajarannya.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas kinerja, melainkan juga menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelaksanaan Program Desa Binaan Imigrasi dan mengoptimalkan peran Pimpasa sebagai penghubung antara Imigrasi dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi, pengawasan, serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana perdagangan orang melalui kolaborasi bersama masyarakat dan instansi terkait,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kantor Imigrasi Belawan akan terus mengembangkan Program Desa Binaan Imigrasi secara berkelanjutan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan edukasi hukum, serta optimalisasi peran petugas Pimpasa di tengah masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun sistem pengawasan keimigrasian yang lebih responsif, efektif, dan berbasis partisipasi masyarakat.

Capaian dua penghargaan tingkat nasional ini sekaligus mempertegas bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas keimigrasian tidak hanya diukur dari pengawasan di tempat pemeriksaan imigrasi, tetapi juga dari kemampuan institusi untuk hadir di tengah masyarakat, mengenali potensi kerawanan, serta melakukan langkah pencegahan sebelum terjadinya pelanggaran.

Sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, penguatan fungsi keimigrasian harus dilaksanakan secara proaktif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan raihan dua penghargaan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan bertekad untuk terus meningkatkan kinerja, memperluas jangkauan pembinaan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban keimigrasian.

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Imigrasi Belawan, tetapi juga menjadi pemacu semangat untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Semangat **“Imigrasi untuk Rakyat”** pun terus diwujudkan melalui kerja nyata, pengawasan yang semakin kuat, serta keterlibatan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga kedaulatan negara.

[Benn/Wira]

By Pimred