Bekasi – mediakota-online.com
Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat 6, Mahfudz Abdurrahman melaksanakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama para dewan guru dan staf Yayasan IQRO Pondokgede Kota Bekasi. Senin, 9 Februari 2026.
Mahfudz Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman dan pengamalan Empat Pilar MPR RI sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh lapisan masyarakat, terlebih para guru sebagai sosok yang menjadi tauladan, harus dijadikan pegangan dalam aktivitas mengajar dan kehidupan bermasyarakat.
“Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya sekadar sosialisasi saja dan konsep normatif, tetapi harus benar benar dijadikan landasan hidup yang harus dipahami dan direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Di era digital yang serba instan ini, kita harus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai kebangsaan agar tidak terbawa derasnya arus perkembangan teknologi,” ujar Mahfudz.
“Kami memberikan sosialiasasi empat pilar, tujuannya semua lapisan masyarakat khususnya para guru dan staf pengajar lebih paham terkait hal itu dan membantu menyampaikan ke seluruh masyarakat bagaimana merealisasikan nilai nilai 4 Pilar di dalam kehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara” tambah Mahfudz.
Politisi dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok yang saat ini duduk di Komisi I DPR RI menekankan, Sosialisasi 4 Pilar sangat penting dilakukan dalam kondisi saat ini. Terlebih Pancasila sebagai ideologi negara. Hal itu, kata dia, karena di dalam sosialisasi itu berbanding lurus dengan kondisi masalah yang saat ini terjadi. Apalagi, sambungnya, saat ini begitu derasnya pengaruh pemikiran dan teknologi dunia maya dan dapat mengancam generasi dan ketahanan negara.
“Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Semuanya harus kita kendalikan dengan tepat dan benar agar tidak menjadi alat disintegrasi bangsa. Gunakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan etika serta moralitas sebagai dasar dalam menangkap informasi yang diterima,” tegas Mahfudz.
Mahfudz juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi palsu, sehingga penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sangat relevan di era teknologi digital.
“Jadi sebagai usaha untuk menangkal hal hal negatif dari itu semua, kita harus memiliki pemahaman yang baik tentang hal ini, karena kalau tidak, bukan tidak mungkin akan memberi dampak negatif kepada keluarga kita, dan lingkungan serta generasi muda penerus bangsa”. Tegasnya.
Salah satu peserta Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Pak Taufiq yang juga sebagai pendidik di Yayasan IQRO Kota Bekasi merasa sangat senang dapat menjadi peserta Sosialisasi4 Pilar. Karena dirinya berharap sosialisasi 4 Pilar kebangsaan ini terus bisa disampaikan ke seluruh lapisan, khususnya bagi para peserta didik di sekolah.
“Ini acara sangat bagus terlebih untuk kami sebagai tenaga pendidik serta yang lainnya, karena dari acara ini kami bisa lebih mengetahui dan memahami apa itu 4 pilar kebangsaan. Ini jangan sampe berhenti disini. Dan kami bisa menjadikan ini sebagai dasar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta menyampaikan kembali empat pilar ini kepada para peserta didik juga masyarakat lainnya, serta harapan kami bisa terus dilaksanakan kepada semua masyarakat” ungkapnya.
Acara sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Kader PKS Bekas Barat dilaksanakan di Ruang Serbaguna AlQolam Kota Bekasi selepas sholat dzuhur hingga sore hari, dihadiri oleh Pak Sunu dan Pak Musyaffa Muin sebagai unsur pimpinan IQRO Center Kota Bekasi. Acara sosialisasi terlaksana dengan antusias dan penuh semangat. Hal itu dapat dilihat dengan aktifnya peserta memberikan pendapat dan masukan.
[Deden]
