• Kam. Jul 30th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Perkuat Sinergi dengan Lembaga Vokasi Universitas Indonesia, Matangkan Program SMK Go Global 2026

ByWira

Jul 30, 2026

Depok, KP2MI (27/7) – mediakota-online.com

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta memperkuat sinergi dengan Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI) dalam penyusunan Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebagai bagian dari implementasi Program SMK Go Global Tahun 2026. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kampus Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Depok, pada Senin (27/7/2026).

Pertemuan yang dihadiri tim BP3MI DKI Jakarta dan Lembaga Vokasi UI ini menjadi langkah awal penyusunan program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Dalam rapat tersebut, Lembaga Vokasi UI memaparkan kapasitas pelatihan yang dimiliki, sementara BP3MI DKI Jakarta menyampaikan rencana kuota, jenis pelatihan, serta skema sertifikasi yang akan dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi para calon pekerja migran Indonesia.

Kedua belah pihak juga membahas pola kolaborasi yang melibatkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) sebagai penyedia job order dan pelaksana penempatan, BP3MI DKI Jakarta sebagai fasilitator program, serta Lembaga Vokasi UI sebagai penyelenggara pelatihan yang akan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan negara tujuan penempatan.

Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI DKI Jakarta, Adhitya Himawan, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing calon pekerja migran Indonesia sebelum memasuki pasar kerja global.

> “Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap Calon Pekerja Migran Indonesia memperoleh pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional. Sinergi dengan Lembaga Vokasi Universitas Indonesia diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing di negara tujuan penempatan sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.

Program peningkatan kapasitas tersebut direncanakan berlangsung mulai Agustus hingga Desember 2026. Kurikulum pelatihan akan disusun berdasarkan kebutuhan jabatan dan negara tujuan penempatan, meliputi pelatihan teknis, penguatan kemampuan bahasa asing, soft skills, simulasi wawancara kerja, hingga pengenalan budaya kerja negara tujuan.

Lembaga Vokasi Universitas Indonesia juga telah menyiapkan modul pembelajaran, metode evaluasi, dan simulasi praktik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan program. Sertifikasi kompetensi akan menjadi bagian dari pelatihan dengan skema yang mengacu pada kebutuhan pengguna dan standar kompetensi yang berlaku. Durasi pelatihan pun akan disesuaikan dengan kompetensi awal peserta sehingga dapat dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penuh maupun program peningkatan kompetensi (upskilling).

Pada tahap awal, program diproyeksikan mencakup sejumlah sektor pekerjaan, salah satunya sektor hospitality, dengan target sekitar 380 peserta yang akan disesuaikan dengan kebutuhan job order dari perusahaan penempatan.

Sebagai tindak lanjut, Lembaga Vokasi Universitas Indonesia akan menyusun proposal teknis beserta rincian biaya pelatihan. Sementara itu, BP3MI DKI Jakarta bersama Lembaga Vokasi UI dan P3MI akan melaksanakan pembahasan lanjutan terkait kurikulum, sertifikasi, durasi pelatihan, serta penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan program yang direncanakan mulai berjalan pada Agustus 2026.

Melalui kolaborasi ini, BP3MI DKI Jakarta berharap Program SMK Go Global mampu menghasilkan calon pekerja migran Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri internasional, sehingga siap bekerja secara profesional, berdaya saing tinggi, serta menempuh jalur penempatan yang aman, legal, dan prosedural.

[Wira]

By Wira