• Sab. Okt 17th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Pantau Seleksi 166 Calon Pekerja Migran Indonesia untuk Program Housekeeping dan Waiter/Waitress

ByPimred

Okt 16, 2026

Jakarta – Media Kota

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta melakukan monitoring pelaksanaan seleksi peserta Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk jabatan *Housekeeping* dan *Waiter/Waitress*. Kegiatan seleksi tersebut dilaksanakan oleh IDeA Indonesia di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Monitoring ini merupakan bagian dari komitmen BP3MI DKI Jakarta dalam memastikan proses seleksi berjalan secara tertib, transparan, objektif, dan sesuai dengan tahapan serta ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional.

Sebanyak **166 peserta dipanggil untuk mengikuti seleksi wawancara**. Tahapan ini bertujuan mengukur kesiapan, kompetensi, motivasi, serta kesesuaian peserta dengan bidang pelatihan yang dipilih, baik pada sektor *Housekeeping* maupun *Waiter/Waitress*.

Untuk memberikan kemudahan akses kepada peserta dari berbagai daerah, proses wawancara dilaksanakan melalui dua mekanisme. Peserta yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mengikuti seleksi secara langsung atau luring. Sementara itu, peserta yang berasal dari luar wilayah Jabodetabek mengikuti wawancara secara daring.

Pelaksanaan seleksi dengan skema tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi calon pekerja migran dari berbagai daerah untuk mengikuti program peningkatan kapasitas tanpa terkendala jarak dan lokasi.

Pastikan Seleksi Berjalan Sesuai Prosedur

Monitoring yang dilakukan BP3MI DKI Jakarta memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur. Pengawasan ini sekaligus menjadi upaya untuk menjaga kualitas pelaksanaan program, mulai dari proses penjaringan peserta hingga penentuan calon peserta yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pelatihan.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Arman Muis, menegaskan bahwa seleksi merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia yang memiliki kompetensi dan kesiapan kerja sesuai dengan kebutuhan pasar internasional.

“Program peningkatan kapasitas ini bukan sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia agar memiliki keterampilan, kompetensi, dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pengguna di luar negeri. Oleh karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara optimal agar peserta yang terpilih benar-benar siap mengikuti pelatihan dan mengembangkan kemampuannya,” ujarnya.

Menurut Arman Muis, keberhasilan program peningkatan kapasitas tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi pelatihan, tetapi juga oleh kesiapan dan kesungguhan peserta dalam menjalani setiap tahapan yang telah ditetapkan.

Karena itu, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, motivasi, serta kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Sikap tersebut menjadi modal penting bagi calon pekerja migran Indonesia untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, memahami standar profesional, dan menghadapi tantangan dunia kerja di luar negeri.

Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing di Pasar Global

Bidang *Housekeeping* dan *Waiter/Waitress* merupakan jenis pekerjaan yang menuntut keterampilan teknis, ketelitian, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta pelayanan yang profesional. Oleh sebab itu, proses seleksi dan pelatihan perlu diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai keterampilan dasar, tetapi juga memiliki etos kerja dan sikap profesional.

Melalui program peningkatan kapasitas ini, peserta diharapkan memperoleh bekal yang memadai untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidang yang diminati. Kesiapan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

BP3MI DKI Jakarta berharap monitoring pelaksanaan seleksi di IDeA Indonesia dapat memastikan proses penjaringan berjalan optimal dan menghasilkan peserta yang sesuai dengan kriteria program. Peserta yang terpilih selanjutnya diharapkan mengikuti rangkaian pelatihan dan sertifikasi dengan sungguh-sungguh agar kemampuan yang diperoleh dapat menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

Upaya ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga penyelenggara pelatihan dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia yang terampil, profesional, kompeten, dan mampu bersaing di pasar kerja global.

Dengan persiapan yang terarah dan pengawasan yang berkelanjutan, program peningkatan kapasitas diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas calon pekerja migran Indonesia sekaligus mendukung penempatan tenaga kerja yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pengguna di luar negeri.

Sumber : Humas BP3MI DKI Jakarta

[Wira]

By Pimred