• Sab. Okt 17th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Kawal Keberangkatan 15 Pekerja Migran ke Taiwan, Arman Muis Tekankan Keselamatan dan Profesionalisme

ByPimred

Okt 16, 2026

Jakarta – Media Kota

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta memfasilitasi keberangkatan 15 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Taiwan melalui program Special Placement to Taiwan (SP2T) sektor manufaktur di PT Tong Yang Industry. Fasilitasi tersebut dilakukan pada Selasa (13/10/2026), dengan pendampingan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BP3MI DKI Jakarta dalam mendukung proses penempatan pekerja migran yang aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain memastikan kelancaran perjalanan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para calon pekerja migran sebelum memulai pekerjaan di negara penempatan.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis, secara langsung memberikan pesan dan motivasi kepada 15 CPMI agar mempersiapkan diri dengan baik, menjaga sikap, serta menjalankan tanggung jawab sebagai pekerja profesional selama berada di Taiwan.

Arman menegaskan bahwa bekerja di luar negeri bukan hanya tentang memperoleh penghasilan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik bangsa, keluarga, dan diri sendiri.

Ia mengingatkan para CPMI agar senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku di negara penempatan, menjaga perilaku, serta membangun hubungan kerja yang baik dengan perusahaan maupun lingkungan sekitar.

“Bagi seluruh Calon Pekerja Migran Indonesia program SP2T PT Tong Yang yang akan bekerja di Taiwan, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik negara, keluarga, dan diri sendiri selama berada di luar negeri. Manfaatkan penghasilan yang diperoleh dengan bijaksana dan sebaik-baiknya,” ujar Arman.

Selain menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia, Arman juga mendorong para pekerja migran untuk terus meningkatkan kompetensi diri, terutama dalam penguasaan bahasa Mandarin.

Menurutnya, kemampuan berbahasa menjadi salah satu bekal penting untuk membantu pekerja beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami instruksi kerja, membangun komunikasi yang efektif, serta menunjang pelaksanaan tugas di perusahaan.

“Selama berada di Taiwan, teruslah belajar dan tingkatkan kemampuan berbahasa Mandarin agar dapat beradaptasi dengan baik serta menunjang pelaksanaan pekerjaan. Saya berharap seluruh Calon Pekerja Migran Indonesia senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan dalam bekerja,” tambahnya.

Dorong Penempatan PMI yang Aman dan Bertanggung Jawab

Fasilitasi keberangkatan ini tidak hanya berorientasi pada kelancaran perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada calon pekerja migran sebelum memasuki dunia kerja di luar negeri.

Melalui pendampingan dan koordinasi yang dilakukan, BP3MI DKI Jakarta berharap para CPMI dapat menjalani proses keberangkatan dengan tertib serta memiliki kesiapan mental untuk menghadapi tantangan di negara penempatan.

Pengelolaan keuangan secara bijaksana juga menjadi perhatian penting. Para pekerja migran diharapkan mampu memanfaatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan, menabung, serta merencanakan masa depan keluarga secara lebih terarah.

Di sisi lain, sikap disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan kemauan untuk terus belajar merupakan modal penting dalam membangun reputasi positif sebagai pekerja Indonesia di pasar kerja internasional.

BP3MI DKI Jakarta berharap 15 CPMI yang diberangkatkan melalui program SP2T PT Tong Yang Industry dapat bekerja secara profesional, menjaga keselamatan diri, serta memanfaatkan kesempatan kerja tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan kemampuan.

Keberangkatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan penempatan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya diukur dari terserapnya tenaga kerja di luar negeri, tetapi juga dari terjaminnya aspek keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur, dan kesiapan pekerja dalam menjalankan hak serta kewajibannya.

Dengan persiapan yang baik dan sikap profesional, para pekerja migran diharapkan mampu menjalankan tugas dengan optimal sekaligus membawa nama baik Indonesia di Taiwan.

Sumber : Humas BP3MI DKI Jakarta

 

[Wira]

By Pimred