
Batulicin , Mediakota-online.com
Di tengah kesibukan pembahasan anggaran, Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, menekankan kembali krusialnya menjaga etika dan integritas anggota dewan untuk menjaga nama baik lembaga. Pernyataan tegas ini disampaikan usai Rapat Paripurna DPRD yang membahas Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahim mengungkapkan bahwa Badan Kehormatan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, melainkan juga sebagai penjaga marwah institusi. “Tugas kami adalah memastikan semua anggota DPRD mematuhi norma-norma etika yang telah disepakati,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Meski peran Badan Kehormatan sering kali tidak terlihat di mata publik, Abdul Rahim menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap aduan masyarakat dan laporan internal terkait dugaan pelanggaran kode etik. “Kami memiliki wewenang untuk melakukan klarifikasi, pemanggilan, hingga merekomendasikan sanksi jika terbukti ada pelanggaran,” jelasnya.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan proses ini dengan prinsip keadilan dan kehati-hatian,” tambahnya. Dalam upaya menjaga relevansi, Badan Kehormatan juga terus mengevaluasi dan memperbarui pedoman kode etik seiring dengan dinamika politik dan sosial yang berkembang.
Abdul Rahim mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap DPRD tidak hanya diukur dari produk hukum yang dihasilkan, tetapi juga dari sikap dan perilaku anggotanya sehari-hari. “Integritas bukan sekadar slogan; ia harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Tugas kami adalah memastikan nilai-nilai etika senantiasa hadir di tubuh DPRD,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota dewan untuk menjunjung tinggi prinsip etika yang diikrarkan saat pelantikan. Dalam diskusi yang berlangsung, Abdul Rahim berinteraksi dengan Pj Sekda Tanah Bumbu, Yulian Herawati, dan Wakil Ketua I DPRD, H. Hasanuddin, menandakan sinergi yang kuat dalam menjaga integritas lembaga.
Dengan penekanan pada etika dan integritas, DPRD Tanah Bumbu berkomitmen untuk menjadi lembaga yang dapat diandalkan dan dipercaya oleh masyarakat. “Kami ingin DPRD menjadi contoh nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tutup Abdul Rahim.”(Hallion)
