BATULICIN– Mediakota-online.com Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2025, yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing. Acara yang digelar di Pendopo Kantor Bupati pada Rabu, 17 September 2025, ini mencakup tiga bidang pelatihan utama: Sopir Dump Truck, Operator Alat Berat (Excavator), dan Welder.

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, Bupati Andi Rudi Latif menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah perkembangan industri modern yang semakin pesat. “Dunia kerja saat ini menuntut tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah awal yang krusial untuk membentuk tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Pelatihan ini sejalan dengan misi Bupati Tanbu periode 2025-2030, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan serta pelatihan, guna mewujudkan SDM yang berkompetensi dan berkarakter, dilandasi iman dan takwa. Dalam rangka mencapai tujuan ini, Pemkab Tanbu mengadakan pelatihan welder di UPTD Balai Latihan Kerja Tanah Bumbu, serta pelatihan operator excavator dan dump truck roda 10 bekerja sama dengan LPK Kuat Perkasa Abadi.
Peserta pelatihan akan dibekali dengan keterampilan teknis yang diperlukan, pemahaman mengenai keselamatan kerja, kedisiplinan, dan pengalaman praktik langsung di lapangan. Dalam suasana yang penuh semangat, Bupati Andi Rudi Latif berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan penuh kesungguhan. “Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menambah wawasan, mengasah keterampilan, dan membangun etos kerja yang kuat. Dunia kerja tidak hanya menilai keahlian teknis, tetapi juga kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama dalam tim,” tambahnya.
Pemkab Tanbu juga memberikan apresiasi kepada UPTD Balai Latihan Kerja Tanbu, LPK Kuat Perkasa Abadi, serta para instruktur yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan ini. “Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri, kita dapat menghasilkan tenaga kerja yang handal dan siap pakai,” pungkasnya.
Dengan pelatihan ini, diharapkan Tanah Bumbu tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di daerah, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi regional secara keseluruhan. Pelatihan Berbasis Kompetensi ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran, sekaligus mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks.
Dengan semangat dan komitmen bersama, mari kita dukung upaya ini agar Tanah Bumbu menjadi daerah yang unggul dalam kualitas SDM dan siap bersaing di kancah nasional maupun global.”(Hallion)
