• Jum. Mei 29th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Memupuk Empati di Era Digital: Alexandria Islamic School Bekasi Gelar Qurban Inklusif*

ByWira

Mei 28, 2026

Bekasi – mediakota-online.com

Alexandria Islamic School Kota Bekasi menggelar rangkaian ibadah qurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh civitas akademika ini bukan sekadar pemenuhan tuntunan syariat, melainkan menjadi momentum strategis dalam menanamkan nilai-nilai empati dan karakter kepemimpinan bagi generasi muda.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah di Masjid Al-Laena. Kegiatan diikuti oleh keluarga besar Dewan Pembina Yayasan Balai Pendidikan Laena Internasional, tenaga pendidik, staf, hingga seluruh peserta didik. Usai ibadah, agenda dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan dan distribusi hewan kurban di lingkungan sekolah hingga siang hari.

Partisipasi Siswa yang Menginspirasi

Ketua SCAIS (OSIS) SMA Alexandria Islamic School, Aisyah, mengungkapkan bahwa partisipasi siswa pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Antusiasme tersebut lahir dari inisiatif para siswa yang secara sukarela menyisihkan uang jajan mereka untuk berkurban.

“Tahun ini partisipasi siswa meningkat. Bahkan, ada salah satu siswa yang secara pribadi berqurban seekor sapi. Sejak Selasa kemarin, panitia telah mendistribusikan kupon pengambilan daging kepada dewan guru, staf, siswa yang berhak, serta warga sekitar sekolah,” ujar Aisyah.

Menanamkan Nilai Berbagi
Dewan Pembina Yayasan Balai Pendidikan Laena Internasional, Idris Laena, menekankan pentingnya memaknai kurban sebagai sarana pendidikan karakter yang krusial bagi generasi digital. Menurutnya, di tengah kesibukan generasi muda dengan dunia virtual, kegiatan qurban menjadi solusi konkret untuk mengasah kepedulian sosial.

“Ibadah qurban mengajarkan arti berbagi. Daging qurban yang kita salurkan kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa, adalah simbol bahwa kebahagiaan harus dirasakan bersama,” ujar Idris Laena.

Ia menambahkan, pengalaman terlibat langsung dalam distribusi daging qurban akan memberikan kesan mendalam bagi peserta didik. “Mereka belajar bahwa harta yang dimiliki bukan sekadar untuk dinikmati sendiri, tetapi ada hak orang lain di dalamnya. Bagi pemuda, keterlibatan aktif mulai dari penyembelihan hingga pelayanan masyarakat adalah praktik langsung dalam membangun jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.

Dampak Nyata bagi Masyarakat
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar sekolah. Ibu Ayu, pemilik warung yang berada tepat di seberang sekolah, mengungkapkan rasa harunya saat menerima daging qurban.

“Saya sangat terharu dan senang. Kepedulian dari pihak sekolah, guru, dan para siswa Alexandria Islamic School sangat dirasakan oleh warga sekitar. Ini bentuk kebaikan yang nyata,” ungkap Ibu Ayu.

Alexandria Islamic School berharap momentum Idul Adha ini dapat terus memicu semangat pemuda untuk menjadi penggerak sosial, bukan sekadar penonton. Dengan menjadikan qurban sebagai sarana pendidikan, sekolah berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan nurani yang tinggi bagi sesama.(Irul)

By Wira