BATULICIN – Mediakota-online.com
Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah Kabupaten Tanah Bumbu berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Auditorium Puanna Dekke, Kecamatan Kusan Hilir, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian” ini dihadiri ratusan kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) serta warga Persyarikatan Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu.

Momentum milad tersebut menjadi ajang memperkuat komitmen dakwah kemanusiaan sekaligus menegaskan peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Muhammadiyah dan Aisyiyah yang dinilai konsisten mendukung pembangunan bangsa maupun daerah.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Bupati menyebut Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam yang memiliki rekam jejak panjang dalam memajukan masyarakat melalui layanan pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan berkemajuan.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengucapkan selamat Milad ke-109 Aisyiyah. Kami memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, memperkuat nilai keagamaan, serta menghadirkan pelayanan sosial bagi masyarakat,” ujar Andi Rudi Latif dalam sambutan yang dibacakan Sekda.
Menurut Bupati, tema Milad ke-109 Aisyiyah sangat relevan dengan dinamika dan tantangan kehidupan masyarakat saat ini. Dakwah kemanusiaan dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga harmoni di tengah keberagaman, serta menciptakan kehidupan yang damai dan inklusif.
“Dakwah kemanusiaan bukan hanya tentang menyampaikan nilai-nilai agama, tetapi juga menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun perdamaian yang berkelanjutan. Kami berharap Aisyiyah terus menjadi pelopor dalam gerakan pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, dan pelayanan sosial di Tanah Bumbu,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tanah Bumbu, Tati Maisyarah, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan peran perempuan di berbagai bidang kehidupan.
Menurutnya, Aisyiyah tidak hanya hadir sebagai organisasi perempuan, tetapi juga sebagai gerakan dakwah yang berorientasi pada kemajuan umat dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
“Aisyiyah hadir bukan hanya sebagai organisasi perempuan, tetapi sebagai gerakan dakwah yang berorientasi pada kemajuan umat. Kami terus mendorong perempuan agar memiliki kapasitas, kemandirian, dan peran strategis dalam keluarga, masyarakat, serta pembangunan daerah,” kata Tati Maisyarah.
Ia menambahkan, selama lebih dari satu abad perjalanan organisasi, Aisyiyah telah melaksanakan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Antusiasme warga Muhammadiyah dalam menyemarakkan Milad ke-109 Aisyiyah juga terlihat sejak sehari sebelum acara puncak. Ratusan peserta dari Angkatan Muda Muhammadiyah mengikuti pawai yang mengelilingi Kota Pagatan dengan membawa berbagai atribut organisasi dan pesan-pesan dakwah.
Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan serta syiar Islam berkemajuan yang terus dijaga Muhammadiyah dan Aisyiyah. Tingginya partisipasi generasi muda juga mencerminkan kuatnya proses regenerasi organisasi sebagai modal penting dalam melanjutkan gerakan dakwah dan pelayanan masyarakat di masa mendatang.
Milad ke-109 Aisyiyah di Tanah Bumbu tidak hanya menjadi perayaan perjalanan panjang organisasi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berdaya, dan harmonis.”(Hallion)
