• Jum. Okt 23rd, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Dugaan Aparat Hukum Tutup Mata, Maraknya Beredar Rokok Ilegal di Prov. Kalsel dan Prov. Kalteng

ByPimred

Okt 22, 2026

Banjarmasin, Media Kota
Mengingat maraknya peredaran rokok ilegal sangat merugikan keuangan Negara berupa pemasukan pendapatan pajak Negara NKRI dan merusak perekonomian NKRI.

Bea Cukai Banjarmasin seharusnya dalam hal ini  mengambil langkah bertindak tegas untuk meningkatkan operasi, penertiban dan pengawasan secara ketat tentang  aturan rokok kena pajak tersebut, di wilayah ke dua provinsi  Kalimantan Selatan dan provinsi Kalimanten
Tengah, bukan sebaliknya diduga terjadi pembiaran beredarnya rokok ilegal oleh oknom Bea Cukai di kedua wilayah  prov. tersebut, di sebabkan pemasuk rokok illegal tersebut dari wilayah kota Banjarmasin provinsi Kalsel sebagai pelabuhan pintu masuknya rokok ilegal tersebut ke provinsi Kalsel dan provinsi Kalteng.

Saat di minta komentarnya Ketua Halion LSM Forum Rakyat Membangun  mengungkapkan, “Menurut Undang-Undang tentang Bea cukai Pasal pada 58 yang berhubungan dengan pelekatan pita cukai yang berbeda, pelaku bisa di jerat pidana penjara 1 tahun hingga 5 tahun dan /atau pidana denda 2 kali hingga 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar dan setiap orang yang menawarkan, menjual, atau menyerahkan pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainya kepada yang tidak berhak atau membeli, menerima, atau menggunakan pita cukai atau tanda pelunasan lainnya yang bukan haknya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 Tahun dan paling lama 5 Tahun dan /atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya di bayar dan Bea Cukai melakukan Penertiban dan pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran rokok ilegal untuk menjaga keadilan di pasar dan melindungi industri rokok legal/resmi yang mematuhi peraturan dan membayar pajak kepada pemerintah NKRI, dalam hal ini Rokok ilegal tidak hanya merugikan pendapatan Negara melalui pajak yang tidak diterima oleh Negara NKRI, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat pengguna rokok tersebut, diduga rokok ilegal seringkali tidak memenuhi standar kualitas kesehatan yang di tetapkan oleh Pemerintah serta mengenai dampak dan resiko negatif dari konsumsi rokok ilegal Ini sangat berbahaya bagi kesehatan warga masyarakat pengguna rokok illegal tersebut, dalam hal ini beredarnya rokok ilegal ini ada berbuat dengan sengaja melawan hukum, dalam ini kami minta kepada aparat hukum yang terkait bertindak tegas atas beredar rokok ilegal yang sangat merugikan pendapat NKRI di wilayah provinsi Kalsel dan provinsi Kalteng  “jelasnya. [Halion]

By Pimred