• Sab. Jul 20th, 2024

KAPOLDA JAWA BARAT IRJEN POL SUNTANA PERINTAH TANGKAP PENGANIYAAN DAN PENGROYOK WARTAWAN DIKARAWANG

ByWira

Sep 21, 2022

Bandung, mediakota-online.com
Kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oknum pejabat dan beberapa oknum ASN di lingkungan Pemkab Karawang terhadap dua orang wartawan, menjadi perhatian Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suntana. Jenderal bintang dua itu mengaku Polres Karawang sudah melakukan penyidikan kasus tersebut.

“Polres sudah melaksanakan penyidikan kasus ini,” katanya saat dikonfirmasi, seperti dilansir dari Sindonews.com, Selasa (20/9/2022).

Kasus penganiayaan ini menjadi viral di media sosial. Salah satu korbannya adalah, Gusti Sevta Gumilar (29) bersama Zaenal Musthofa, melaporkan kasus penganiayaan ini ke Mapolres Karawang, pada Selasa (20/9/2022).

Korban yang juga wartawan online di Karawang melapor ke Polres No STTLP/1749/IX/2022/SPKT. Reskrim Polres Karawang didampingi puluhan orang dari unsur wartawan dan aktivis.

Berdasarkan informasi, kasus penculikan yang dialami Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Musthofa bermula dari acara launching klub sepakbola Persika Karawang di Stadion Singaperbangsa, Sabtu (17/9/2022). Saat acara berlangsung, korban mengupload di medsos mengenai acara tersebut.

Upload korban tersebut mengusik sejumlah ASN dan mencari kedua korban. Korban memang dikenal sebagai aktivis sepakbola di Karawang. Menurut pengakuan Gusti, salah satu korban mengatakan peristiwa penculikan dan penganiayaan bermula ketika dia diminta untuk bertemu dengan oknum ASN tersebut yang menduduki jabatan penting di Karawang.

Kemudian korban Gusti dibawa ke salah satu ruangan di dalam stadion. Kemudian korban Gusti diminta memanggil korban Zaenal.

Akhirnya menjelang pagi setelah dijemput paksa dari rumahnya, Zaenal tiba di stadion dan kemudian keduanya dipaksa meminum alkohol. Kedua korban kemudian dipukuli hingga menderita luka-luka di kepala dan selangkangan karena tendangan para pelaku.

Menurut Gusti dia memang menulis status di akun Facebook mengkritik acara sepakbola tersebut. Dia mengaku harus ada yang diluruskan terkait acara launching sepakbola tersebut.

“Saya memang menyoroti Persika namun itu sekadar kritik,” kata Gusti usai melapor ke Polres.

Sementara itu akibat peristiwa tersebut ramai di media sosial. Apalagi ada dugaan keterlibatan oknum pejabat dan beberapa PNS di Karawang. (Benn/Mat)

By Wira