
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Jakarta – mediakota-online.com
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim mengungkapkan, kementeriannya akan mengkaji soal kemungkinan warga binaan nantinya tidak perlu ditahan di dalam rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas). Silmy menyebutkan, hal ini menjadi salah satu arahan Presiden Prabowo Subianto saat memanggil para calon wakil menteri pada Selasa (15/10/2024) pekan lalu.
“Ada juga hal yang sedang didiskusikan kaitan dengan pembinaan warga binaan itu tidak harus di dalam rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan,” kata Silmy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Selain itu, hal lainnya yang ditekankan Prabowo soal optimalisasi pembinaan warga binaan. Misalnya, warga binaan boleh melakukan pekerjaan di luar rutan atau lapas.
Meski begitu, hal ini masih menjadi wacana yang harus dikaji lebih lanjut.
“Tetap kembalinya ke rutan atau di lapas tetapi misalnya sehari-hari itu melakukan pekerjaan di luar, gitu ya. Tapi ini masih wacana ya, masih kita lihat dulu kemungkinanya seperti apa, tapi yang jelas bapak Presiden semangatnya positif untuk hal ini,” ujar Silmy.
Seperti diketahui, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan kementerian baru yang dibentuk pada Kabinet Merah Putih.
Sebelumnya, bidang kerja kementerian ini berada pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan pada Kementerian Hukum dan HAM.
[Benn/Wira]
