• Rab. Apr 22nd, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Terungkap Penggelapan BBM PT BKB: Karyawan Jadi Dalang Utama, Kerugian Fantastis Puluhan Juta Terbongkar!

ByWira

Jan 20, 2025

Tanah Bumbu, Mediakota-online.com

19 Januari 2025 PT BKB di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Satui, gempar! Skandal besar penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menguak fakta mencengangkan: kerugian perusahaan mencapai Rp28,187,790 hanya dalam tiga bulan terakhir, dari Oktober hingga Desember 2024. Lebih mengejutkan lagi, otak kejahatan ini ternyata salah satu karyawan internal perusahaan!

 

Dalang dan Komplotan Ditangkap modus penggelapan BBM ini terbongkar pada Jumat, 13 Desember 2024, ketika stok BBM solar di gudang PT BKB tiba-tiba habis tanpa jejak. Audit internal menunjukkan penggelapan sebanyak 2.185,10 liter solar. Investigasi mendalam mengarah pada Rido Saputra (26), kerani gudang, yang menjadi otak kejahatan. Dia bekerja sama dengan operator alat berat dan sopir truk untuk menjalankan aksi ini.

 

Tidak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Satui untuk bertindak. Pada Jumat, 17 Januari 2024, pukul 18.00 WITA, polisi berhasil menangkap Rido di lokasi PT BKB. Tiga pelaku lainnya turut diringkus:

 

Syahrudin (29) – Sopir truk asal Kandangan.

Sugianor (37) – Operator alat berat asal Banjarmasin.

Syaiful Rahman (53) – Wiraswasta asal Satui.

Barang Bukti dan Modus Operasi Polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, seperti laporan audit perusahaan, nota pengeluaran barang (NPB), surat pengiriman barang, serta alat operasional, termasuk:

 

1 unit traktor Beho Loader

2 unit truk yang digunakan dalam kejahatan.

Modus mereka terbilang terencana. Solar yang seharusnya digunakan untuk operasional perusahaan malah dijual ke pihak lain dengan harga lebih rendah. Keuntungan ilegal ini dinikmati bersama oleh komplotan.

 

AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom melalui Kasi Humas IPTU Jonser Sinaga, menegaskan kasus ini sebagai Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan sesuai Pasal 374 KUHP. Ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh perusahaan di wilayah Tanah Bumbu untuk meningkatkan sistem pengawasan operasional.

 

“Pengawasan yang lemah adalah celah bagi pelaku kejahatan. Jika ada indikasi kecurangan, segera laporkan agar tidak terjadi kerugian besar seperti ini,” ujar Kapolres tegas.

 

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa transparansi dan integritas harus menjadi prioritas di dunia usaha. Polsek Satui memastikan komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif di Tanah Bumbu.

 

“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap kejahatan apa pun. Keamanan masyarakat dan keberlangsungan usaha adalah prioritas kami,” pungkas IPTU Jonser Sinaga.

 

Penggelapan BBM ini menjadi pelajaran penting bagi perusahaan dan masyarakat, bahwa tindakan kriminal demi keuntungan sesaat hanya akan berakhir pada jeratan hukum dan kehancuran reputasi. Apakah perusahaan lain sudah siap mencegah skandal serupa?”.

(Mhl/Hallion )

By Wira