Tanah Bumbu, Mediakota-online.com
Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan nelayan terus diwujudkan. Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Masripai, mendampingi Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu, H. Akhmad Rozain, melakukan peninjauan langsung ke calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Minggu (9/11).

Kunjungan ini sekaligus bertepatan dengan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan bahan pokok dari PT. TMU kepada masyarakat nelayan di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, Masripai memperkenalkan jajaran Dinas Perikanan kepada warga, antara lain penyuluh perikanan Rominah, Sri Narsih, Sri Suryaningsih, dan Eko Priyo Raharjo.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan ekonomi, sarana prasarana, dan koperasi nelayan,” ujar H. Akhmad Rozain di sela kegiatan.
Rozain menjelaskan, Dinas Perikanan Tanah Bumbu turut berperan aktif dalam mempercepat kesiapan desa, agar seluruh perencanaan berjalan terarah dan sesuai standar dari kementerian. Hal ini, kata dia, juga merupakan amanah yang sejalan dengan visi Bupati Tanah Bumbu H. Andi Rudi Latif serta dukungan anggota DPR RI H. Sudian Noor, yang turut memperjuangkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Kunjungan lapangan kali ini bukan tanpa tantangan. Rombongan harus menempuh perjalanan panjang melewati hujan deras dan jalan berlumpur hingga malam hari demi meninjau langsung kesiapan lahan calon lokasi KNMP di beberapa titik desa. Meski begitu, semangat dan antusiasme para peserta tetap tinggi demi melihat potensi besar wilayah tersebut untuk menjadi pusat kegiatan nelayan terpadu di Tanah Bumbu.
Kepala Desa Sungai Cuka, H. Barhiah atau yang akrab disapa H. Ibar, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyatakan dukungan penuh pemerintah desa terhadap program ini.
“Lahan yang dihibahkan masyarakat akan difokuskan untuk pembangunan pelabuhan kecil, mesin es, cold storage, dan fasilitas pendukung nelayan lainnya. Kami berharap langkah ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Sementara itu, Masripai menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi seluruh pihak — mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, hingga masyarakat nelayan sendiri.
“Ini adalah kesempatan emas bagi Desa Sungai Cuka. Dengan kerja sama dan doa semua pihak, insya Allah Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi kebanggaan Tanah Bumbu dan membawa manfaat besar bagi warga,” tutupnya dengan optimis.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan laut dan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan kawasan nelayan modern, ramah lingkungan, dan berbasis koperasi.
Dengan adanya sinergi antara DPRD, Dinas Perikanan, pemerintah desa, dan pihak swasta, diharapkan pembangunan kawasan ini dapat segera terealisasi dan menjadi model pengembangan ekonomi pesisir yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.”
(Hallion)
