• Jum. Mei 29th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Rintihan Warga Pulau Sawangi Puluhan Tahun Tanpa Listrik dan Infrastruktur jalan yang layak : DPRD Tanah Bumbu Mohon Percepatan Pembangunan Pulau Suwangi

ByWira

Jan 24, 2026

TanBu — MediaKota-onlinecom Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Abdul Rahim, mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar berupa penerangan listrik dan akses jalan di Pulau Suwangi, Kecamatan Batulicin. Dorongan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat setempat yang hingga kini masih hidup tanpa listrik PLN dan infrastruktur jalan yang layak.

Pulau Suwangi yang secara administratif berada di wilayah Kecamatan Batulicin dihuni hampir ratusan jiwa. Pulau ini memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata bahari, namun keterbatasan infrastruktur dasar menjadi hambatan utama dalam pengembangan potensi tersebut.

 

Abdul Rahim mengungkapkan, lambannya pembangunan di Pulau Suwangi selama ini disebabkan oleh kendala perizinan, khususnya terkait status lahan yang masih berada di bawah kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

 

“Persoalan utama pembangunan di Pulau Suwangi hingga saat ini masih terkendala masalah perizinan,” ujar Abdul Rahim kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

 

Menurutnya, belum adanya kepastian izin pemanfaatan lahan membuat pemerintah daerah belum dapat merealisasikan pembangunan fisik secara maksimal, termasuk pembangunan jaringan listrik dan akses jalan.

 

Akibat kondisi tersebut, masyarakat Pulau Suwangi harus hidup dalam keterbatasan dalam jangka waktu yang panjang. Ketiadaan listrik menyebabkan aktivitas warga sangat terbatas, terutama pada malam hari. Anak-anak terpaksa belajar dengan penerangan seadanya, sementara aktivitas ekonomi masyarakat belum dapat berkembang secara optimal.

 

Selain listrik, minimnya akses jalan juga menjadi keluhan utama warga. Kondisi ini menyulitkan mobilitas masyarakat dan menghambat distribusi hasil tangkapan nelayan yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga Pulau Suwangi.

 

“Kami hanya ingin listrik dan jalan yang layak seperti daerah lain. Kami ingin merasakan keadilan pembangunan,” ujar Sarwani, salah seorang warga Pulau Suwangi.

 

Warga secara terbuka menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta BKSDA agar memberikan perhatian dan dukungan nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di pulau tersebut.

 

Masyarakat berharap adanya kebijakan dan solusi bersama yang memungkinkan pembangunan infrastruktur dasar tetap dapat direalisasikan tanpa mengabaikan aspek konservasi lingkungan.

 

“Kami percaya pemerintah dan BKSDA memiliki kepedulian yang sama. Kami hanya memohon adanya jalan tengah agar kami bisa menikmati listrik dan akses jalan yang layak, tanpa merusak alam yang selama ini juga kami jaga,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Pulau Suwangi.

 

Abdul Rahim menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Pulau Suwangi telah berulang kali ia sampaikan dalam berbagai forum resmi DPRD Kabupaten Tanah Bumbu. Ia berharap adanya langkah konkret melalui koordinasi lintas sektor agar kendala perizinan dapat segera diselesaikan.

 

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antarwilayah kepulauan di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, sejumlah pulau lain seperti Pulau Burung, Pulau Kerasian, dan Pulau Mata Sirih telah menikmati layanan listrik PLN, sementara Pulau Suwangi hingga kini belum merasakannya.

 

“Pulau Suwangi memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata. Jika didukung infrastruktur yang memadai, potensi ini bisa menjadi sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahim turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah berupaya membangun daerah, termasuk wilayah kepulauan.

 

Sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus putra asli Pulau Suwangi, Abdul Rahim menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Legislator yang telah mengabdi selama empat periode sejak 2009 itu berharap ada kepastian dan langkah nyata agar warga Pulau Suwangi tidak terus hidup dalam keterbatasan.

 

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang kesejahteraan dan masa depan masyarakat Pulau Suwangi,” pungkasnya.”(Hallion)

By Wira