• Rab. Agu 5th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Ambon, — mediakota-online.com

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku melaksanakan kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas serta Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Tahun 2026 pada Kamis (5/2), bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku.

 

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh jajaran dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pencanangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Doni Alfisyahrin, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Abduraab Ely, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Sukri Martin, serta diikuti oleh seluruh pegawai Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, kegiatan ini turut disaksikan oleh para pemangku kepentingan eksternal, antara lain Kepala BIN Daerah Maluku Marsma TNI R. Harsy Soeryo Mahendra, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Maluku, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Provinsi Maluku Estty Purwadiani Hidayatie.

 

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ini menjadi langkah awal Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku dalam mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari implementasi reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

Dalam sambutannya, Doni Alfisyahrin menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen moral dan profesional seluruh jajaran Imigrasi kepada masyarakat.

 

“Pembangunan Zona Integritas bukanlah tujuan akhir, melainkan standar moral dan profesionalisme yang harus menjadi napas dalam setiap pelayanan. Penandatanganan komitmen bersama ini adalah janji kita kepada publik untuk menolak gratifikasi, pungutan liar, dan segala bentuk penyimpangan,” tegas Doni Alfisyahrin.

 

Lebih lanjut, Doni Alfisyahrin menyampaikan bahwa tantangan tugas keimigrasian ke depan semakin dinamis, sehingga integritas harus menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengawasan orang asing serta peningkatan kualitas pelayanan paspor.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh pegawai, mulai dari pimpinan hingga pelaksana, agar senantiasa berorientasi pada kepuasan masyarakat dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah turut menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat enam area perubahan Zona Integritas, mulai dari manajemen perubahan hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna menciptakan layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

 

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama serta penyampaian yel-yel Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku sebagai wujud semangat bersama:

 

“Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku – BETA PUNYA”

Bekerja Transparan, Profesional, Unggul, dan Nyata.

 

Melalui pencanangan ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga integritas demi terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani.

 

[Law]

By Wira