• Sab. Apr 18th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Medan, 16 April 2026 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan bersama Direktorat Intelijen Keimigrasian melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Desa Binaan Imigrasi serta penguatan Pimpasa (Petugas Imigrasi Pembina Desa) di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (16/04).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi sekaligus memperkuat peran Pimpasa dalam memberikan edukasi keimigrasian kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap saran dan masukan dari perangkat kelurahan guna meningkatkan sinergi, khususnya dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Penguatan Program Desa Binaan Imigrasi

Setibanya di lokasi, tim disambut oleh Lurah Terjun, Zukri, beserta jajaran perangkat kelurahan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Desa Binaan Direktorat Intelijen Keimigrasian, Suwandi, memaparkan tentang fungsi dan tujuan program Desa Binaan Imigrasi.

Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dan preventif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keimigrasian, terutama dalam mengantisipasi praktik TPPO dan TPPM.

“Potensi TPPO dan TPPM dapat terjadi sejak proses keberangkatan hingga saat berada di luar negeri, termasuk melalui modus penawaran kerja yang tidak sesuai dengan kenyataan,” jelas Suwandi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apresiasi dari Pemerintah Kelurahan

Lurah Terjun, Zukri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Imigrasi Belawan dan Direktorat Intelijen Keimigrasian.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan adanya Desa Binaan Imigrasi dan Pimpasa, masyarakat semakin memahami bahaya TPPO dan TPPM serta mendapatkan edukasi yang bermanfaat,” ujarnya.

Komitmen Imigrasi dalam Pencegahan TPPO dan TPPM

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Imigrasi dalam memperkuat program Desa Binaan.

“Kami akan terus mendorong peran Desa Binaan Imigrasi sebagai garda terdepan dalam edukasi masyarakat. Sinergi antara Imigrasi, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah TPPO dan TPPM,” tegasnya.

Sinergi dengan Aparat dan Masyarakat

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan masyarakat yang menyambut baik program tersebut sebagai langkah konkret perlindungan masyarakat dari kejahatan lintas negara.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan sinergi antara Imigrasi, pemerintah setempat, dan masyarakat Kelurahan Terjun.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama mengenai pentingnya peran Desa Binaan Imigrasi dalam mencegah TPPO dan TPPM, serta optimalisasi peran Pimpasa dalam memberikan informasi dan edukasi keimigrasian secara berkelanjutan.

[Benn/Wira]

By Wira