Mediakota-online.com
Makkah, 4 Juni 2026 – Setelah menyelesaikan rangkaian rukun haji, jamaah haji asal Kota Bekasi, khususnya dari Kecamatan Pondok Gede, berkesempatan melaksanakan kegiatan napak tilas perjalanan Rasulullah SAW menuju Gua Hira yang berada di Jabal Nur, Makkah.
Perjalanan menuju Gua Hira bukanlah perjalanan yang mudah. Para jamaah harus menempuh jalur pendakian yang cukup terjal, berbatu, dan melewati ribuan anak tangga yang menguras tenaga. Namun semangat untuk menelusuri jejak perjuangan Rasulullah SAW membuat para jamaah tetap antusias hingga berhasil mencapai puncak gunung.
Sesampainya di kawasan puncak Jabal Nur, para jamaah disuguhkan pemandangan yang sangat memukau. Keindahan panorama Kota Makkah dari ketinggian, ditambah suasana senja yang menghiasi langit dengan warna keemasan, menciptakan momen yang penuh kekaguman dan rasa syukur. Para jamaah pun tak henti-hentinya mengucapkan tasbih dan pujian kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan untuk menyaksikan langsung salah satu tempat bersejarah dalam perkembangan Islam.
Gua Hira merupakan tempat yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di lokasi inilah Rasulullah SAW sering beruzlah dan menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril, yakni Surah Al-Alaq ayat 1–5. Oleh karena itu, kunjungan ke tempat tersebut menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para jamaah.
Menjelang waktu Magrib, para jamaah melaksanakan salat berjamaah di area sekitar puncak gunung. Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti kegiatan tersebut. Banyak jamaah yang mengaku merasakan pengalaman batin yang berbeda setelah berhasil mencapai lokasi bersejarah tersebut.
Usai menunaikan salat Magrib, rombongan jamaah mulai menuruni Jabal Nur dengan penuh kehati-hatian. Jalur yang berpasir dan cukup curam mengharuskan setiap jamaah menjaga keseimbangan serta saling membantu satu sama lain selama perjalanan turun menuju kaki gunung.
Kegiatan napak tilas ke Gua Hira ini menjadi salah satu pengalaman berharga yang tidak terlupakan bagi jamaah haji Kota Bekasi. Selain menambah wawasan sejarah Islam, perjalanan tersebut juga memberikan pelajaran tentang keteguhan, kesabaran, serta perjuangan Rasulullah SAW dalam menerima dan menyebarkan risalah Islam kepada umat manusia.
Dengan penuh rasa syukur, para jamaah berharap pengalaman spiritual di Gua Hira dapat semakin memperkuat keimanan dan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tanah air.
[Phersi]
