• Jum. Jul 24th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Fasilitasi Seleksi Wawancara CPMI Program G to G Jerman, 145 Perawat Ikuti Tahap Penentuan

ByWira

Jul 22, 2026

Jakarta – mediakota-online.com

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta memfasilitasi pelaksanaan seleksi wawancara bagi 145 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Program Government to Government (G to G) Perawat Jerman Batch VIII Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Kantor BP3MI DKI Jakarta ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman melalui jalur resmi pemerintah.

Seleksi wawancara tersebut merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) pada 21 hingga 31 Juli 2026. Di BP3MI DKI Jakarta, wawancara tatap muka dilaksanakan pada 21–23 Juli 2026, sedangkan sesi wawancara daring dijadwalkan pada 24 Juli 2026.

Sebanyak empat pewawancara dari Jerman hadir secara langsung untuk melakukan penilaian terhadap para kandidat selama sesi wawancara tatap muka. Kehadiran tim pewawancara tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses seleksi berjalan objektif sesuai standar yang telah ditetapkan dalam kerja sama penempatan tenaga kerja antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel.

> “BP3MI DKI Jakarta memastikan setiap tahapan seleksi berlangsung tertib, transparan, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami berharap para kandidat dapat menunjukkan kompetensi terbaiknya sehingga siap bekerja secara profesional di Jerman dan membawa nama baik Indonesia,” ujar Dr. Arman Muis.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, BP3MI DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari ruang wawancara yang representatif, jaringan internet yang stabil untuk pelaksanaan wawancara daring, hingga petugas yang bertugas mengatur registrasi, absensi, serta alur peserta selama proses seleksi berlangsung.

Sebelum wawancara dimulai, kegiatan diawali dengan courtesy call yang dihadiri Direktorat Penempatan Pemerintah (DirPP), tim pewawancara dari Jerman, perwakilan German Corporation for International Cooperation (GIZ), serta jajaran pimpinan BP3MI DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan program penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman.

Program G to G Perawat Jerman merupakan salah satu skema penempatan pekerja migran Indonesia yang mengedepankan prinsip aman, legal, dan terstruktur. Melalui mekanisme ini, para perawat Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jerman dengan perlindungan yang jelas, proses seleksi yang transparan, serta dukungan penuh dari pemerintah kedua negara.

BP3MI DKI Jakarta berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan maksimal sehingga mampu menghasilkan tenaga kesehatan Indonesia yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi duta bangsa yang membawa citra positif Indonesia di dunia kerja global.

 

[Wira]

By Wira