• Jum. Jul 24th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

BP3MI DKI Jakarta Kawal Proses Pengurusan Visa TETO, Lima CPMI Siap Berangkat ke Taiwan Melalui Skema SP2T

ByWira

Jul 22, 2026

Jakarta – mediakota-online.com

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Salah satunya melalui pendampingan proses pembuatan Visa Taipei Economic and Trade Office (TETO) bagi lima CPMI yang akan bekerja di Taiwan melalui skema Special Placement Program to Taiwan (SP2T).

Kegiatan pendampingan yang berlangsung pada Selasa (21/7/2026) di Gedung Artha Graha, Jakarta, tersebut bertujuan memastikan seluruh proses pengajuan visa berjalan lancar sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh Taipei Economic and Trade Office (TETO). Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam tahapan penempatan pekerja migran Indonesia secara aman, legal, dan terstruktur.

Selama proses berlangsung, petugas BP3MI DKI Jakarta mendampingi para CPMI mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, verifikasi administrasi, hingga memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum pengajuan visa diproses. Dengan pendampingan tersebut, diharapkan tidak ada kendala administratif yang dapat menghambat keberangkatan para pekerja migran ke negara tujuan.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, menegaskan bahwa pendampingan pembuatan visa merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia sejak sebelum keberangkatan.

> “Pendampingan pembuatan Visa Taipei Economic and Trade Office (TETO) merupakan wujud komitmen BP3MI DKI Jakarta untuk memastikan setiap Calon Pekerja Migran Indonesia memperoleh pelayanan yang optimal sejak sebelum keberangkatan. Kami ingin memastikan seluruh tahapan penempatan ke Taiwan melalui skema Special Placement Program to Taiwan (SP2T) berjalan aman, legal, dan sesuai prosedur sehingga para Calon Pekerja Migran Indonesia dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi,” ujar Dr. Arman Muis.

Selain mendampingi proses administrasi, petugas BP3MI DKI Jakarta juga memberikan arahan kepada para CPMI mengenai tahapan yang harus dipenuhi menjelang keberangkatan, termasuk pentingnya mematuhi seluruh prosedur yang berlaku di Indonesia maupun di negara tujuan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan para pekerja migran sehingga mampu beradaptasi dengan baik ketika mulai bekerja di Taiwan.

Program Special Placement Program to Taiwan (SP2T) merupakan salah satu skema penempatan resmi yang memberikan kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Taiwan melalui mekanisme yang aman, legal, dan mendapat perlindungan dari pemerintah. Melalui program ini, proses penempatan dilakukan secara transparan dengan pengawasan yang ketat guna menjamin hak-hak pekerja migran tetap terlindungi.

BP3MI DKI Jakarta menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan pada setiap tahapan penempatan pekerja migran Indonesia, mulai dari proses administrasi, pengurusan dokumen perjalanan, pembekalan, hingga keberangkatan ke negara tujuan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola penempatan pekerja migran yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan menyeluruh bagi seluruh Calon Pekerja Migran Indonesia.

 

[Wira]

By Wira