Bekasi — mediakota-online.com
Suasana haru menyelimuti warga Kampung Muara, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Ratusan rumah warga terendam banjir rob yang datang secara tiba-tiba pada jumat malam. Air laut pasang tinggi mengalir ke permukiman dan memecah tanggul, membuat air meluap hingga menenggelamkan rumah serta lahan tambak masyarakat.

Tidak hanya permukiman, puluhan hektare tambak (HTR) ikut terendam. Air bandang dari laut membawa kabur ikan-ikan yang siap panen, seperti bandeng dan berbagai jenis ikan budidaya lainnya. Para petani tambak mengaku mengalami kerugian besar, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kondisi ini membuat perekonomian warga lumpuh total.
“Air masuk begitu cepat. Tambak saya habis, ikan hanyut semua. Kerugian mungkin sampai puluhan juta hanya dari satu tambak,” ungkap salah satu petani tambak dengan nada sedih.
Akses jalan menuju kawasan tersebut juga tidak dapat dilalui karena kondisi darurat dan tingginya genangan air. Pengiriman bahan pangan maupun kebutuhan pokok terhambat sehingga aktivitas warga nyaris terhenti.
Hingga berita ini diturunkan, warga mengeluhkan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun instansi terkait seperti PNBP belum juga turun langsung ke lokasi untuk meninjau keadaan maupun memberikan bantuan darurat. Padahal, masyarakat sangat berharap kehadiran pemerintah di saat musibah besar seperti ini.
“Seharusnya pejabat terkait segera datang melihat kondisi kami. Ini musibah besar, warga butuh perhatian,” ucap tokoh masyarakat setempat.
Warga berharap pemerintah segera turun, memberikan bantuan logistik, memperbaiki tanggul yang jebol, dan menyiapkan solusi jangka panjang agar bencana rob tidak terus berulang.
[Nurhasan]
