• Sel. Mei 26th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Maknai Isra Mi’raj sebagai Momentum Penguatan Spiritual dan Persatuan, Bupati Tanah Bumbu Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

ByWira

Jan 18, 2026

Batulicin — Mediakota-online.com

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peristiwa sejarah keagamaan, melainkan momentum penting yang sarat makna, penuh hikmah, serta mengandung pelajaran mendalam bagi umat Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutannya pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Masjid Agung Al Falah, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu.

 

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana refleksi diri, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga, sosial, maupun pemerintahan.

 

“Peringatan Isra Mi’raj ini hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, kita harus mampu mengambil hikmah dan menjadikannya sebagai pedoman dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Tanah Bumbu,” ujar Bupati.

 

Ia juga menegaskan bahwa keteladanan Rasulullah SAW merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang berlandaskan nilai-nilai moral, etika, dan kemanusiaan. Menurutnya, semangat kejujuran, amanah, kerja keras, serta kepedulian sosial yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW sangat relevan dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

 

“Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi pijakan bersama dalam membangun Tanah Bumbu yang berkeadilan, sejahtera, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

 

Rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj diawali dengan lantunan shalawat Nabi yang menggema di dalam Masjid Agung Al Falah, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Habib Musthafa bin Abdullah Alaydrus, Pimpinan Majelis Syamsi Syumus Indonesia dari Jakarta.

 

Dalam tausiyahnya, Habib Musthafa mengajak jamaah untuk meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai sumber kekuatan iman dan motivasi dalam menghadapi tantangan zaman. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga salat sebagai inti dari peristiwa Isra Mi’raj serta memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT dan sesama manusia.

 

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membina kehidupan umat yang religius dan harmonis. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin sebagai landasan pembangunan daerah.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Tanah Bumbu dapat semakin memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun daerah dengan semangat religius, toleran, dan berkeadaban.”

 

(Hallion)

By Wira