Bogor – mediakota-online.com
Di tengah derasnya arus informasi digital dan media sosial, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi maupun informasi yang belum tentu benar, khususnya yang berpotensi memecah belah masyarakat Kabupaten Bogor.
Ajakan tersebut disampaikan Rudy Susmanto dalam sebuah acara yang videonya beredar luas di media sosial. Dalam sambutannya, ia menyoroti fenomena era digital saat ini, di mana sebuah narasi kerap lebih cepat menyebar dibandingkan fakta yang sebenarnya terjadi.
“Memang hari ini eranya media digital, eranya media sosial. Di mana sebuah narasi bisa mengalahkan sebuah fakta,” ujar Rudy.
Ia juga menanggapi sejumlah pemberitaan yang menyebut dirinya bersama Wakil Bupati Bogor mengancam akan keluar dari Provinsi Jawa Barat apabila kebijakan tertentu tidak diikuti. Rudy menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah disampaikan olehnya.
“Sampai ada berita-berita seperti itu. Tunjukkan videonya, tunjukkan sumbernya, saya pastikan tidak ada,” tegasnya.
Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap menjalin hubungan harmonis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan terus mengikuti arahan serta petunjuk dari pemerintah di tingkat provinsi.
“Pak Gubernur memberikan perhatian besar kepada Kabupaten Bogor. Begitu pula Pemerintah Kabupaten Bogor selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Rudy juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama berita yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kita melihat masih banyak berita hoaks yang beredar dan disampaikan kepada masyarakat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta mendukung pembangunan Kabupaten Bogor agar terus berkembang menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan. Bogor memiliki masa depan yang sangat baik dan mempunyai potensi luar biasa yang harus kita bangun bersama,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Kabupaten Bogor dikenal sebagai masyarakat yang cinta damai dan tidak ingin terpecah belah oleh informasi menyesatkan.
“Kita perangi hoaks bersama-sama. Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor cinta damai dan tidak ingin dipecah belah. Saat ini Bogor sedang semangat-semangatnya membangun,” pungkas Rudy.
Sementara itu, Ketua Umum Gapersus, Aliv Simanjuntak, turut mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Garda Pembela Rudy Susmanto (Gapersus) untuk terus mengawal kepemimpinan Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor hingga akhir masa jabatan mereka.
Menurut Aliv, dukungan terhadap kepemimpinan daerah harus tetap disertai sikap kritis, objektif, dan mengedepankan tabayyun terhadap setiap informasi yang beredar.
“Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota Gapersus untuk terus mengawal dan mendukung kepemimpinan Bapak Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor.
Namun dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang, khususnya yang bersifat provokatif atau destruktif, jangan mudah terpancing karena bisa jadi itu hoaks,” ujar Aliv.
Ia juga meminta seluruh anggota Gapersus untuk melakukan check and recheck sebelum menyebarkan informasi kepada masyarakat.
“Lakukan tabayyun dan verifikasi informasi terlebih dahulu. Jika ada informasi yang dinilai merugikan atau berpotensi memecah belah, sampaikan kepada pengurus agar dapat disikapi secara bijak dan proporsional,” tambahnya.
Aliv menegaskan bahwa menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas Kabupaten Bogor merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.
[Arbain]
