• Ming. Apr 19th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Batulicin – Mediakota-online.com Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui penanaman 6.600 bibit mangrove di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu. Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar dua hektare dan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta masyarakat setempat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Penanaman mangrove ini merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pesisir dari abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem laut. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan RI, Muhammad Zainal Arifin, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin, Sekretaris Daerah Yulian Herawati, serta vokalis grup musik Slank, Kaka Slank, yang turut berbaur bersama warga.

Dalam keterangannya, Muhammad Zainal Arifin menjelaskan bahwa jenis mangrove yang ditanam, yakni Rhizophora dan Avicennia, memiliki kemampuan tinggi dalam menahan abrasi serta memperkuat struktur tanah di kawasan pesisir. Ia juga mengapresiasi langkah kolaboratif Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung program rehabilitasi hutan dan lahan.

“Keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh penanaman, tetapi juga perawatan yang berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat,” katanya.

Mangrove diketahui memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Akar-akar mangrove mampu meredam gelombang laut, mengurangi abrasi, serta melindungi garis pantai dari kerusakan. Selain itu, kawasan mangrove menjadi habitat bagi berbagai biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Tak hanya dari sisi ekologi, mangrove juga berkontribusi dalam penyerapan karbon, sehingga berperan dalam upaya mitigasi perubahan iklim global. Dari sisi ekonomi, pelestarian mangrove membuka peluang pengembangan ekonomi hijau seperti ekowisata dan perikanan berkelanjutan.

Kehadiran Kaka Slank dalam kegiatan tersebut turut memberi semangat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup.

“Alam itu bukan warisan nenek moyang, tapi titipan untuk anak cucu. Kalau kita jaga sekarang, mereka juga bisa menikmati,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan. Penanaman mangrove di Muara Pagatan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan wilayah pesisir di masa depan.”(Hallion)

By Wira