• Sab. Mei 2nd, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

TanBu , MediaKota-online.com
28 April 2026 – Turnamen bergengsi Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 resmi berakhir dengan laga final yang penuh drama dan tensi tinggi. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga menit akhir, Lebah FC yang dipimpin H. Hasanuddin, AM.S.Ag., M.A., Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, berhasil keluar sebagai juara usai menundukkan Putra Kusan FC melalui adu penalti dengan skor tipis 8-7.

Meski trofi juara jatuh ke tangan Lebah FC, perhatian publik pecinta sepak bola Tanah Bumbu justru tertuju pada sosok H. Aziz Muslim, manajer Putra Kusan FC yang dinilai sukses membangun kekuatan tim hingga mampu melaju ke partai puncak. Kiprah dan dedikasinya menjadi sorotan tersendiri dalam ajang bergengsi tersebut.

Bagi kalangan pecinta sepak bola lokal, nama H. Aziz Muslim bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai salah satu pemain senior yang pernah berjaya di era kejayaan sepak bola daerah. Kariernya tercatat pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Buana Putra FC, Format FC, Pespan FC, hingga Pomato FC. Pengalaman panjang itulah yang kini menjadi modal besar dalam membina generasi baru sepak bola Tanah Bumbu.

Kini, H. Aziz Muslim kembali hadir di lapangan hijau, bukan lagi sebagai pemain, melainkan sebagai manajer yang mengatur strategi, membangun mental bertanding, serta menanamkan karakter kuat kepada para pemain muda Putra Kusan FC.

Di bawah pembinaan H. Samsuddin selaku Kepala Dinas Pariwisata Tanah Bumbu, serta dukungan penuh dari jajaran tim pelatih yang dipimpin Abunawas—yang dikenal sebagai salah satu legenda Barito Putra—Putra Kusan FC tampil sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen.

Sentuhan manajerial Aziz Muslim terbukti memberikan warna berbeda bagi permainan tim. Putra Kusan FC tampil dengan gaya menyerang yang atraktif, penguasaan bola yang solid, serta organisasi permainan yang disiplin di setiap lini. Tidak hanya mengandalkan kekuatan individu, tim ini juga menunjukkan kerja sama kolektif yang matang dan semangat juang yang tinggi.

Keberhasilan menembus babak final bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang, kerja keras, serta kedisiplinan yang terus dibangun sejak awal kompetisi. Banyak pihak menilai, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran besar H. Aziz Muslim dalam menjaga kekompakan tim dan membangun mental juara di ruang ganti.

Meski harus puas sebagai runner-up, pencapaian tersebut tetap menjadi prestasi yang membanggakan bagi Putra Kusan FC. Publik menilai tim ini telah menunjukkan kualitas permainan yang layak diapresiasi dan berpotensi menjadi kekuatan besar dalam kompetisi sepak bola daerah ke depan.

Kepada awak media, H. Aziz Muslim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya terhadap perjuangan seluruh pemain dan tim pelatih.

“Alhamdulillah, anak-anak sudah bermain sangat baik sesuai dengan skema yang diterapkan oleh Pelatih Abunawas. Mereka sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat luar biasa di lapangan. Walaupun kemenangan belum berpihak kepada kami, ini menjadi bahan evaluasi untuk ke depan. Kami akan terus berbenah, meningkatkan kekompakan, dan mempersiapkan diri agar bisa tampil lebih baik lagi pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembinaan jangka panjang. Aziz Muslim dikenal sebagai figur yang mengedepankan pembinaan karakter, disiplin, serta sportivitas sebagai fondasi utama dalam membangun tim yang kuat.

Kehadirannya sebagai manajer Putra Kusan FC tidak hanya membawa semangat baru bagi klub, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola Tanah Bumbu. Ia membuktikan bahwa kecintaan terhadap olahraga tidak berhenti ketika karier sebagai pemain berakhir, melainkan dapat berlanjut dalam bentuk pengabdian yang lebih luas.

Banyak kalangan menilai, H. Aziz Muslim adalah contoh nyata bagaimana pengalaman, loyalitas, dan komitmen dapat melahirkan prestasi yang berkelanjutan. Dari legenda lapangan hijau hingga menjadi arsitek permainan di balik layar, perannya kini semakin vital dalam mendorong kemajuan sepak bola lokal.

Dengan fondasi kuat yang telah dibangun bersama H. Samsuddin dan tim pelatih, Putra Kusan FC diyakini akan terus berkembang menjadi salah satu kekuatan besar sepak bola Tanah Bumbu. Sementara itu, nama H. Aziz Muslim semakin kokoh sebagai figur sentral yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan dan masa depan klub tersebut.

Di tengah ketatnya persaingan sepak bola daerah, kisah H. Aziz Muslim menjadi bukti bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal mengangkat trofi juara, tetapi juga tentang membangun warisan, mencetak generasi baru, dan menjaga semangat olahraga tetap hidup dari masa ke masa.”(Hallion/Team)

By Wira