• Kam. Mei 7th, 2026

MEDIA KOTA Online

Sarana Informasi Rakyat

Anies Baswedan Kunjungi Inovator Pupuk Organik di Batola, Warga Danda Jaya Tumpah Ruah Sambut Kedatangan

ByWira

Des 3, 2025

BATOLA — Mediakota-online.com Suasana Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, mendadak riuh pada Minggu (30/11/2025). Ratusan warga berbondong-bondong keluar rumah setelah mengetahui kedatangan Anies Baswedan yang secara khusus menyambangi kediaman Musodikun, seorang tokoh petani sekaligus pelopor pupuk organik berbasis limbah di wilayah tersebut.

 

Kunjungan itu menjadi perhatian warga karena Musodikun selama ini dikenal sebagai sosok yang menggerakkan inovasi pertanian ramah lingkungan di Batola. Anies disambut hangat dan berjalan di antara kerumunan warga yang memadati halaman rumah sang inovator.

 

Dalam pertemuan tersebut, Musodikun memaparkan perjuangannya mengembangkan pupuk organik dari limbah kotoran sapi, ayam, dan sisa media jamur—bahan-bahan yang melimpah di wilayah rawa pasang surut Barito Kuala.

 

“Lebih dari 50 tahun tanah kita dijajali pupuk kimia. Kalau terus dibiarkan, kandungan makanan kita bisa terkontaminasi. Dengan pupuk organik berbasis limbah ini, alhamdulillah tanah mulai pulih dan penggunaan pupuk kimia bisa ditekan,” ujar Musodikun di hadapan Anies.

 

Selain digunakan oleh petani setempat, produk pupuk organik tersebut kini juga dipesan dari luar daerah. Salah satunya dari Kota Waringin yang setiap bulan meminta hingga 250 karung. Menurut Musodikun, perkembangan itu tidak lepas dari dukungan berbagai lembaga, seperti Bank Indonesia dan BBTP, dalam penguatan teknologi pengolahan limbah.

 

Tak hanya membahas soal pupuk, Musodikun menekankan pentingnya peningkatan pendidikan bagi anak-anak petani di wilayah Batola yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Ia menilai masih banyak anak berprestasi yang terhambat melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan ekonomi.

 

“Anak-anak kita yang cerdas harus bisa masuk univer­sitas ternama, misalnya UGM. Setelah lulus, mereka bisa kembali membangun desa. Itu yang akan menaikkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

 

Menanggapi hal tersebut, Anies Baswedan menyambut positif gagasan Musodikun. Ia menilai pembangunan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada inovasi teknis, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia di desa.

 

Peningkatan kapasitas generasi muda petani, ujarnya, adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

 

Pertemuan yang berlangsung akrab itu menjadi tontonan warga yang memadati lokasi hingga ke jalan depan rumah Musodikun. Banyak yang menyebut kunjungan ini sebagai momen bersejarah bagi desa mereka.

 

Musodikun mengaku mendapatkan dorongan semangat dari perhatian tersebut.

 

“Kami hanya di pelosok kecil, tapi alhamdulillah inovasi sederhana ini bisa jadi contoh di tingkat nasional. Mudah-mudahan membawa manfaat yang lebih luas,” ujarnya.”(Hallion)

By Wira