• Sen. Jun 17th, 2024

Mencetak WUB, Dinas Teknis Melakukan Evaluasi dan Memantau Keberhasilannya

ByRedaktur

Apr 20, 2021

Tasikmalaya, Media Kota

Para peserta pelatihan wirausaha baru (WUB) diharapkan dapat menambah ilmu untuk memulai usaha baru sehingga mampu tumbuh dan menjalankan usahanya. Program WUB ditujukan untuk pemberdayaan, mengurangi pengangguran dan membantu kesejahteraan masyarakat sehingga diharapkan menurunkan angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya

Hal tersebut diutarakan Plt Walikota Tasikmalaya H. Muhammad Yusuf pada pembukaan wirausaha baru sektor pendidikan di SKB Jl. RE Martadinata Tasikmalaya, senin (5/4/2021)

Sesuai janji politik pasangan Budi-Yusuf menciptakan 5.000 WUB selama lima tahun periode pemerintahannya, Dinas Pendidikan mendapat target 700 WUB dan sisanya tersebar di beberapa SKPD seperti di Dinas KUMKM Perindag, Disporaparbud, DKPPP, Disnaker, Dinas Kesehatan dan lainnya (Satuan Kerja program WUB)

“Akhir RPJMD 2022 target WUB harus kelar dan WUB yang kita latih harus berjalan sebagai usaha baru. Selanjutnya bukan kebijakan lagi tapi dinas teknis melakukan evaluasi dan memantau keberhasilannya,”  ungkap Yusuf

Menurutnya, pemerintah Kota Tasikmalaya sudah memberi ruang dan peluang bagi WUB untuk menciptakan dan mengembangkan usaha barunya melalui pinjaman kredit BPRS Al Madina dengan bunga yang ditanggung Pemkot dan hanya pokok saja yang mereka cicil dan secara tidak langsung dapat belajar tentang perbankan untuk mengembangkan usahanya

Hingga tahun 2021, terang Yusuf telah diberikan pelatihan kepada 2.000 orang yang terus mendapatkan pengawalan dan bimbingan agar usahanya lancar dan terus berkembang. Dia berharap setiap peserta dapat memanfaatkan semaksimal mungkin program WUB

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Eros Nuryati mengatakan ada 100 peserta pelatihan untuk tiga bidang usaha ; Bidang Tata Boga (35), Tata Busana (35) dan Tata Kecantikan Rambut (30)

“Para peserta pelatihan diklasifikasikan berdasarkan minat dan potensi yang dimiliki sehingga mampu tumbuh dan menjalankan usaha baru,” harap Eros

Dijelaskan, Dinas Pendidikan bekerjasama dengan HIPKI (Himpunan Pengelola Kursus Indonesia) Kota Tasikmalaya yang menjembatani Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) kepada dinas-dinas terkait dan menjadikan LKP memiliki standar kompetensi sesuai dengan regulasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan @ Ayi Darajat