TanBu – Mediakota-online.com
Kabar membanggakan hadir dari sektor transportasi udara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Bandara Internasional Bersujud Batulicin kini resmi mengantongi Sertifikat Penyelenggaraan Pelayanan Lalu Lintas Udara CASR 172. Sertifikat ini menjadi pengakuan penting bahwa sistem pelayanan navigasi dan pengaturan lalu lintas udara di bandara ini telah memenuhi standar keselamatan serta operasional penerbangan sesuai regulasi penerbangan sipil di Indonesia.

Sebagai ungkapan syukur atas pencapaian strategis ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar tasyakuran di kawasan Bandara Internasional Bersujud Batulicin pada Senin (9/3/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai pemangku kepentingan di sektor penerbangan yang terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi udara.

Dalam acara yang penuh nuansa haru tersebut, Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Arivianto Suratno, secara langsung menyerahkan Sertifikat CASR 172 kepada Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Penyerahan sertifikat ini disambut antusias oleh para tamu undangan sebagai penanda dimulainya babak baru bagi pelayanan lalu lintas udara di Bandara Bersujud Batulicin.
Perayaan yang Dihadiri Para Pejabat Terhormat
Rangkaian acara tasyakuran juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Syabani Rasul, Dandim 1022 Tanah Bumbu, jajaran Polres Tanah Bumbu, serta Direktur Operasi dan Teknik Perum LPPNPI. Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen kolektif dalam meningkatkan kualitas layanan penerbangan di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif mengungkapkan bahwa terbitnya Sertifikat CASR 172 merupakan tonggak penting bagi perkembangan infrastruktur transportasi udara. Ia menyatakan, “Momentum ini merupakan langkah signifikan dalam pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan beroperasinya menara kontrol dan terbitnya sertifikat ini, kami membuktikan bahwa infrastruktur dan sistem pelayanan penerbangan di daerah kami semakin berkualitas dan profesional.”
Bupati Latif juga menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta seluruh jajaran AirNav Indonesia yang selama ini telah mendukung operasional pelayanan menara kontrol. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan ini. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam menghadapi tantangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan penerbangan,” ujarnya.
Harapan Bupati Latif adalah agar kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi memperkuat konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Bumbu.
Dalam konteks perayaan ini, Pemkab Tanah Bumbu juga meresmikan Waroeng Aksi Merah Putih di kawasan Bandara Bersujud Batulicin. Dengan hadirnya warung ini, diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung bandara. Bupati Latif mengatakan, “Inisiatif ini diharapkan menjadi platform yang mendukung pertumbuhan UMKM serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Tanah Bumbu.”
Tak hanya itu, dalam rangka mendukung aktifitas operasional bandara, Bupati juga menyerahkan 11 unit kendaraan operasional yang terdiri dari bus, mobil tangki, mobil truk, dan ambulans. Penambahan armada ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bandara serta memastikan kesiapsiagaan dalam keadaan darurat.
Kegiatan tasyakuran berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, menegaskan bahwa sinergi antara semua pihak sangat penting untuk kemajuan Tanah Bumbu. Dengan diperolehnya Sertifikat CASR 172, Bandara Internasional Bersujud Batulicin diharapkan dapat berfungsi lebih optimal sebagai pintu gerbang transportasi udara yang aman dan maju, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan konektivitas yang lebih baik di Kalimantan Selatan.
Momen ini bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga cerminan semangat dan harapan bagi masyarakat Tanah Bumbu untuk menuju masa depan yang lebih cerah melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi.”(Hallion)
